Yuri Fujikawa, Politisi Cantik yang Sering Dilanda Skandal

Bayang-bayang kegagalan inilah yang menjadi adrenalin baru bagi Yuri untuk terjun ke dunia politik

Yuri Fujikawa, Politisi Cantik yang Sering Dilanda Skandal
Yuri Fujikawa

DI Jepang, ada seorang politisi bernama Yuri Fujikawa. Ia adalah politisi kelahiran 8 Maret 1980. Ia lahir bertepatan dengan Hari Perempuan Internasiona (International Women Day).

Yuri awalnya bukan siapa-siapa. Dia adalah anak wakil dewan kota. Namun saat pemilihan umum berlangsung, ia membantu ayahnya agar terpilih. Sayangnya, usahanya tidak berhasil, ayahnya gagal kembali ke parlemen.

Bayang-bayang kegagalan inilah yang menjadi adrenalin baru bagi Yuri untuk terjun ke dunia politik. Namun kedua orangtuanya tidak memberi lampu hijau. Barulah ketika Yuri melakukan aksi zairei (berlutut dan memohon di hadapan orangtua), niatnya tersebut akhirnya direstui oleh kedua orangtuanya.

Dalam perkembangannya, pada tanggal 22 April 2007, Yuri akhirnya berhasil terpilih sebagai anggota dewan kota di Hachinone, Prefektur Aomori, Jepang. Ia merupakan anggota dari Liberal Democratic Club dan Partai Konservatif Jepang.

Naiknya Yuri sebagai anggota dewan kota membuat suasana politik di Jepang bergairah. Namanya terus disebut-sebut sebagai politisi tercantik di Jepang kala itu. Bahkan, Majalah 20Minutos di Spanyol menyebutnya sebagai salah satu politsi tercantik di Asia.

Selama menjadi politisi, Yuri berkali-kali tersandung masalah. Misalnya ketika tampil seksi pada video promosi pariwisata Kota Hachihone. Kala itu, Yuri menggunakan bikini yang sangat minim sehingga memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhnya yang indah.

Ia juga pernah terekam keluar dari sebuah hotel bersama seorang politisi muda. Belakangan diketahui, politisi muda tersebut sudah punya anak dan istri. Media Jepang lagi-lagi menempatkan nama Yuri sebagai topik pembicaraan.

Masalah lain yang menimpa Yuri adalah, namanya digunakan oleh bintang porno di Jepang. Orangpun ramai-ramai menuduhnya sebagai wanita nakal.(*/tribun-timur.com)

Penulis: Alfian
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved