Warga Kampung Nelayan di Makassar Mulai Tanam Cabai
Salah satu aktivitas bercocok tanam itu berlangsung di Kampung Nelayan Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seluruh Camat dan Lurah di Kota Makassar tidak sekadar dituntut untuk menjadi pelayan masyarakat, tetapi dia juga dituntut untuk pandai bertani, dan mengedukasi warganya untuk melakukan aktivitan pertanian.
Tuntunan pertanian ini atas instruksi Wali Kota Makassar Danny Pomanto melalui program Badan Usaha Lorong (bulo) yang dirangkaikan dengan penanaman cabai.
Baca: Tanam Cabai, Danny Pakai Kaos Oblong Bergambar Wajahnya Pakai Passapu
Baca: 29 Januari, 10.600 Orang Tanam Cabai Berjamaah di Makassar
Salah satu aktivitas bercocok tanam itu berlangsung di Kampung Nelayan Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Lurah Untia Andi Patiroi mengatakan meski sebagian besar warga Kampung Nelayan seorang Nelayan diperairan selat Makasssar, itu tidak membuat warganya patah semangat menjalankan program penanaman cabai bareng Pemerintah Kelurahan.
Baca: Jelang Tanam Cabai Massal, Istri Wali Kota Danny Tinjau Bibit
Lanjut Andi Patiroi, pekan lalu ia baru saja memulai menanam cabe di kantor kelurahan dengan mengajak warga, dan alhasil saat ini atau pekan kedua ini setiap lorong di kampung nelayan sudah dihiasi pohon cabai.
"Alhamdulilah, meski jumlahnya tidak begitu banyak, tetapi warga ku sudah nosa makan cabai tanpa beli dipasar," katanya, Rabu (15/3/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tanam_20170315_174437.jpg)