Dituduh Dinas PU Penyebab Jalan Rusak, Ini Kata Dirut PDAM Bone
Sebelumya, sejumlah masyarakat menggelar aksi penanaman pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang tidak memperhatikan jalan
Penulis: Justang Muhammad | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bone, A Sofyan Galigo, menyebut tuduhan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan SDA Bone keliru terkait penyebab jalan rusak karena pipa PDAM Bone bocor.
"Keliru itu PU kalau sebut pipa PDAM bocor penyebab jalan rusak, tidak ada pipa saya yang bocor di sana, saya sudah memerintahkan Kabag Teknik mengeceknya," kata Kepala PDAM Bone A Sofyan Galigo kepada tribunbone.com, Jumat (24/2/2017).
A Sofyan menjelaskan, biasanya kalau ada pipa yang bocor masyarakat langsung yang mengadu langsung ke PDAM Bone.
"Di PDAM Bone itu, kami punya bagian yang mengangani langsung aduan masayarakat, bagi saya pelanggan PDAM itu adalah raja karena mereka bayar," kata A Sofyan.
Sebelumya, sejumlah masyarakat menggelar aksi penanaman pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang tidak memperhatikan jalan rusak di Jl. Poros Bone-Wajo, Kelurahan Walanae, Kecamatan Tanete Riattang, Senin (20/2/2017) lalu.
Kemudian, pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan SDA Kabupaten Bone melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Jibang menuding rusaknya Jalur trans Sulawesi itu karena adanya pipa PDAM Bone yang mengalami kebocoran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pisang_20170221_000913.jpg)