Ini Modus Ketua KSP Berkah Bahari Korupsi Rp 4 M

Kejari resmi menahan Ketua KSP Berkah Bahari, Nursiah Jabbar atas kasus dugaan korupsi dana bergulir

Ini Modus Ketua KSP Berkah Bahari Korupsi Rp 4 M
HANDOVER
Ketua Koperasi simpan pinjam (KSP) Berkah Bahari ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bergulir untuk koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tahun anggaran 2014 dengan kerugian negara Rp 4 miliar. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Kejaksaan Negeri Makassar resmi menahan Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkah Bahari, Nursiah Jabbar atas kasus dugaan korupsi dana bergulir untuk koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tahun anggaran 2014.

Menurur Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Makassar, Sri Suryanti tersangka ditahan setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus itu. Perbuatan tersangka merugikan uang negara senilai Rp 4 miliar.

"Tadi sore kita bawa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Makassar untuk menjalani proses penahanan," kata Sri Suryanti kepada Tribun.

Menurut Sri, modus korupsi yang dilakukan sama dengan tersangka lainya yang lebih dulu dijebloskan ke Lapas kelas 1 Makassar. Tersangka melakukan penyelewengan dana dengan cara memalsukan rekomendasi dan tanda tangan terkait status koperasi penerima bantuan yang diduga fiktif.

Koperasi juga ditenggarai dipalsukan dengan tujuan untuk mendapatkan bantuan dana bergulir. Akibat perbuatan itu, dana bergulir yang dikucurkan pemerintah tidak tepat sasaran, sehingga menimbulkan kerugian negara.

Atas perbuatan tersangka Nursiah dijerap pasal 2 jo pasal 18 undang undang tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan Subsider pasal 3 ayat 1 jo pasal 55 Tipikor. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved