Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Prof Firdaus Daud Guru Besar UNM Bidang Evaluasi Pembelajaran Biologi

Prof Firdaus dikukuhkan sebagai Guru Besar UNM bidang evaluasi pembelajaran Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan oleh Rektor UNM, Prof Dr Husain S

Penulis: Hasrul | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Prof Dr Firdaus Daud dikukuhkan di Ballroom Teater Lt 3 Menara Pinisi UNM Jl AP Pettarani Makassar, Selasa (21/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali bertambah setelah, Prof Dr Firdaus Daud dikukuhkan di Ballroom Teater Lt 3 Menara Pinisi UNM Jl AP Pettarani Makassar, Selasa (21/2/2017).

Prof Firdaus dikukuhkan sebagai Guru Besar UNM bidang evaluasi pembelajaran Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan oleh Rektor UNM, Prof Dr Husain Syam MTP.

Pada pengukuhan tersebut, Prof Firdaus menyampaikan Orasi Ilmiah dengan judul Paradikma Baru Pengurangan Resiko Bencana (Suatu Kajian Evaluasi Pembelajaran Biologi).

Guru besar Fakultas MIPA UNM tersebut mengungkapkan bahwa sejalan dengan pelaksanaan otonomi daerah maka setiap kabupaten/kota telah dibentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah dimana kewenangan penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab daerah.

Sehingga sudah selayaknya pemerintah pusat mulai meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat untuk dapat secara mandiri mengatasi permasalahan bencana di daerahny.

"Hal ini penting karena saat ini Indonesia sedang pada masa transisi perubahan paradigma penanggulangan bencana dari responsif menjadi preventif atau pengurangan risiko bencana," ungkap Prof Firdaus.

Prof Firdaus berpendapat bahwa pendekatan melalui paradigma pengurangan risiko merupakan jawaban yang tepat untuk melakukan upaya penanggulangan bencana pada era otonomi daerah.

Dalam paradigma tersebut setiap individu masyarakat di daerah perlu peningkatan kesadaran terhadap lingkungan dan bencana yang mungkin terjadi dengan memperkenalkan berbagai ancaman yang ada di wilayahnya.

Berupa cara mengurangi ancaman dan kerentanan yang mungkin terjadi serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi setiap ancaman.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved