Kadis Dukcapil Jeneponto Sesalkan Penyegelan dan Penggeledahan Tim Saber Pungli

Penyegelan ruangan di Disdukcapil itu berdampak pada pelayanannya kepada masyarakat.

Kadis Dukcapil Jeneponto Sesalkan Penyegelan dan Penggeledahan Tim Saber Pungli
muslimin/tribunjeneponto.com
Kadis Dukcapil Jeneponto, Baharuddin Nai 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jeneponto Baharuddin Nai menyesalkan adanya penyegelan ruangan di kantornya oleh Tim Saber Pungli Polres Jeneponto.

Penyegelan itu setelah dua oknum yang diduga pegawai Disdukcapil, IR dan SM diciduk tim Saber Pungli di kantor yang berlokasi di Jl Lingkar, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa (16/02/2017).

"Kan itu OTT tangkap tangan, berarti pelaku dan barang buktinya sudah ada, Rp 50 ribu ji lagi itu hari, kenapa ada penyegalan segala," kata Baharuddin Nai dikonfirmasi TribunJeneponto.com, Kamis (16/02/2017).

Alasan Baharuddin, penyegelan ruangan itu berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.

"Sudah dua hari disegel, otomatis pelayanan terganggu, baru tadi pagi polisi saya lihat buka itu segelnya," ujar Baharuddin.

Selain itu, Baharuddin juga menyayangkan adanya penggeledahan yang dilakukan pada malam hari oleh Tim Saber Pungli Polres Jeneponto.

"Malamnya itu polisi pergi menggeledah lagi, saya tidak diinfokan, alasannya pengembangan, pertanyaan saya ini OTT atau korupsi," ungkap Baharuddin.

Menurutnya, penggeledahan itu keliru.

"Kalau korupsi kan harus ada temuan BPK dulu yang menjadi dasar, pertanyaannya adakah kerugian negara di situ, kenapa ini seperti kasus korupsi padahal ini kan OTT pungli," ucap Karaeng Nai sapaan Baharuddin.

Dia membantah, IR dan SM yang terjaring OTT adalah pegawai Disdukcapil.

"Bukan pegawai itu, biar lagi ditangkap di kantor, tidak ada di absen dan tidak ada SK-nya, karena selama ini tidak ada SK honor saya keluarkan," tuturnya.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved