Curiga Rekannya Ingin Diculik, Peserta Aksi 121 Melapor ke Polres Maros
Beruntung berhasil melarikan diri dengan menggunakan motor dan menuju ke lokasi keramaian.
Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Puluhan pemuda dan mahasiswa mendatangi Mapolres Maros untuk melaporkan, beberapa oknum polisi yang diduga menteror seorang peserta aksi 121, Kamis 12 Januari 2017.
Koordinator aksi 121, Chaerul Syahab mengatakan, Selasa (31/1/2017) seorang rekannya Ishak diikuti dan dihentikan oleh oknum kepolisian di Jl Azalea, Senin sore kemarin.
"Tadi malam kami ke Polres untuk melaporkan adanya oknum polisi yang diduga berusaha mengintimidasi dan ingin melakukan terhadap anggota kami. Mungkin hal ini berkaitan dengan aksi 121," katanya.
Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros ini melanjutkan, beruntung anggotanya berhasil melarikan diri dengan menggunakan motor dan menuju ke lokasi keramaian.
"Untung anggota kami belum sempat diciderai. Kami curiga oknum itu berusaha menculik. Ishak langsung menghubungi kami dan menyampaikan hal yang dialaminya. Setelah dilakukan pertemuan antar organisasi, akhirnya kami melapor," katanya.
Dia berharap, Polres tidak melakulan pembiaran dan segera menangkap pelaku. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah terjadinya hal serupa yang berbentuk ancaman.
"Kami harap, kapolres Maros segera mengevaluasi anggotanya yang mencancam keselamatan mahasiswa dan pemuda. Ishak mengenal wajah pelaku," ujarnya.
Saat melapor, mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Kapolres Maros, AKBP Erik Ferdinand bersama puluhan personel Sabhara. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/polmars_20170131_133604.jpg)