Pilkada Takalar 2017
Panelis Debat: Jawaban Kandidat Berulang
Pertarungan Burhanuddin B-M Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) dan Syamsari Kitta-Ahmad Se're ( SK-HD) semakin ketat.
Penulis: Reni Kamaruddin | Editor: Mahyuddin
TRIBUNTIMUR.COM, PATTALASSANG - Panelis debat kandidat Pilkada Takalar, Dr Firdaus Muhammad, menilai debat putaran kedua lebih dinamis dibandingkan dengan debat putaran pertama.
Pertarungan Burhanuddin B-M Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) dan Syamsari Kitta-Ahmad Se're ( SK-HD) semakin ketat.
"Saya lihat debat semalam lebih dinamis dan lebih edukatif, hanya sedikit berbeda dari segi tempat. Dari gesture dan fashion juga lebih baik, namun para kandidat masih bermasalah pada pemanfaatan waktu yang diberikan," kata Dr Muhammad Firdaus kepada TribunTakalar.com, Kamis (26/1/2017).
Jawaban masing-masing kandidat juga masih berulang dari debat kandidat sebelumnya.
Dari segi situasi dan kondisi sedikit lebih gaduh, dan lebih hidup menunjukkan suasana debat yang sesungguhnya.
Sedangkan kerja sama antar pasangan calon bupati dan calon wakil bupati masih sangat kurang, khususnya pada debat kandidat putaran kedua.
"Kerjasama antara calon bupati dan wakilnya masih sangat kurang. Syamsari tidak memberikan kesempatan pada wakilnya untuk berbicara kecuali ketika ada kesempatan yang diberikan oleh moderator, begitupula Burhanuddin sedikit memberikan ruang bagi Nojeng itu ketika pembacaan visi misi," ujar Firdaus.
Penampilan dari kedua kandidat calon bupati Takalar dinilai sudah bagus dan mampu menguasai materi, namun pada masing-masing wakil terlihat kurang.
"Kedua calon wakil dalam debat lebih terkesan pada saling menekan pada pertanyaan, seperti istilah 'anda jual saya beli'," ucap Firdaus.
Debat kandidat putaran kedua digelar di Gedung Serbaguna Training Centre UIN Alauddin Makassar, Rabu (25/1/2017) malam.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/debat-kandidat_20170126_171508.jpg)