Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cerita Penyanyi Cilik Tegar Diperlakukan Bejat Manajernya di Malaysia, Pulang Jual Motor

Penyanyi cilik yang berawal dari pengamen jalanan, Tegar Septian membawa berita yang mengejutkan.

Editor: Ilham Arsyam
Tegar Septian 

TRIBUN-TIMUR.COM - Penyanyi cilik yang berawal dari pengamen jalanan, Tegar Septian membawa berita yang mengejutkan.

Pelantun ‘aku yang dulu bukanlah yang sekarang’ ini belakangan sempat diberitakan menjual motor.

Ada yang menyebut jika hal itu dilakukan demi bertahan hidup. Namun dia menegaskan jika hal itu dilakukan demi memperoleh modal untuk kembali jadi penyayi.

"Hasilnya (penjualan motor) untuk membeli peralatan komputer yang Tegar manfaatkan untuk berlatih musik dan tetap eksis di media sosial. Lagipula motor cross itu juga sudah lama tidak digunakan makanya daripada nggak berguna mending dijual," ungkapnya.

Apa sebenarnya yang terjadi dengan Tegar?

Diceritakan, Tegar harus memulai kembali karirnya dari nol setelah menjadi korban penipuan oleh manajernya sendiri Arif Dollah yang merupakan warga negara Singapura.

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar awal November 2014 sampai pertengahan Januari 2015 itu, karir Tegar sempat terhambat.

Tegar sempat mengalami trauma. Akibatnya Tegar sempat pulang ke kampung halaman di Subang untuk menenangkan diri.

Tak hanya ditipu Tegar juga rupanya menjadi korban pelecehan seksual yang juga dilakukan oleh Arif Dollah. Aksi tersebut dilakukan sang manager di Malaysia, ketika Tegar mengadakan konser di sana.

Hal itu terjadi seusai Tegar show. Saat itu Tegar dilarang langsung pulang Arif Dollah. Tegar juga tidak diperbolehkan menghubungi orang tuanya dengan berbagai macam alasan dan ia sempat bingung dengan keadaannya waktu itu.

Selama di Malaysia itulah pelecehan seksual terjadi. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tegar hanya boleh memakai celana dalam saat tidur sampai sang manager juga ikut mandi bareng. Kurang lebih 2 bulan di Malaysia tidak ada kabar, keluarga dan label akhirnya curiga.

Pada tanggal 23 Januari akhirnya Tegar pulang ke Indonesia dan dijemput Bapaknya dan tim dari label di bandara. Kebetulan hari itu ia juga harus menghadiri sebuah acara penghargaan di salah satu stasiun televisi.

Malamnya, Tegar langsung pulang ke kampung halamannya, Subang dan di sana Tegar menceritakan kejadian yang dialaminya di Malaysia. Tindakan selanjutnya, Tegar dibantu Komnas PA akan melaporkan kasus ini ke Mabes Polri.

Tak hanya itu, penyanyi bernama asli Tegar Septian ini juga pernah gagal manggung ke daerah Labuan, Malaysia gara – gara passport-nya ditahan oleh Arief.

Pihak label Tegar, Harpa Record pun angkat bicara. Pihak label mengutuk pelecehan artis di bawah naungannya itu. Pihak orang tua pun telah memberhentikan Arief begitu kembali ke Indonesia.

Tak hanya mengalami pelecehan seksual dan percobaan perkosaan oleh sang manajer, Tegar juga melaporkan sang manajer atas kasus pencurian sejumlah barang.

Manajernya itu ternyata membawa kabur sejumlah barang-barang milik Tegar seperti alat-alat musik, laptop, kamera dan juga gitar kesayangannya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved