Kapolsek Penjual Mobil Curian di Luwu Diduga Punya Akses ke Gembong Curanmor

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mempertanyakan, dari mana HT mendapatkan belasan mobil bodong tersebut

Kapolsek Penjual Mobil Curian di Luwu Diduga Punya Akses ke Gembong Curanmor
TRIBUN TIMUR/ DARUL AMRI
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pihak Polda Sulsel menduga belasan mobil dari hasil curian para pelaku Pencurian Bermotor (Curanmor) punya keterkaitan dengan Ajun Komisaris Polisi (Akp) HT.

Akp HT adalah salah satu Kapolsek di jajaran Polres Luwu Timur (Lutim). Ia dilaporkan ke jendral, Kapolda Sulsel Irjen Muktiono dengan laporan menjual mobil curian ke polisi dan warga Lutim.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mempertanyakan, dari mana HT mendapatkan belasan mobil bodong tersebut melainkan dari pelaku atau sindikat barang Bodong di Sulsel.

"Ini (HT) juga adalah sindikat, karena dari mana mobil-mobil itu ia dapatkan, tentu kita tidak main dalam pengungkapan ini sampai ke pelaku curanmor itu," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (15/1/2017).

Menurut Dicky, mantan Dirsabhara Polda Kepri itu, HT punyai indikasi kuat dengan gembong Curanmor karena mempunyai modus operandi mengaburkan barang bukti dengan mengantikan plat nomor.

Pihak Polda Sulsel juga menduga, Akp HT menerima mobil-mobil curian melalui pelaku yang lakukan modus meminjam mobil dari beberapa rental atau menadah dari pelaku Curanmor lainnya di Sulsel.

"Di Sulsel ada pelaku curanmor dengan modus sewa mobil di rental lalu dijual ke daerah lain dengan cepat lalu gantikan plat nomor asli dengan tempelan lalu dijual lagi ke daerah lain," jelas Dicky.

Lanjut Dicky, selain menggantingkan plat nomor mobil tersebut, GPS yang saat ini sudah dipasang dari kebanyakan pemilik rental di Sulsel juga pasti akan dicauti oleh pelaku untuk mengaburkan jejak.

Untuk itu, Akp HT saat ini masih jalani pemeriksaan oleh penyidik dari Profesi Kemanaan (Propam) Polda Sulsel secara marathon dan dikembangkan lebih jauh untuk mengungkap gembong tersebut. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved