Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sebelum Oon Meninggal Project Pop Buatkan Lagu, Begini Liriknya yang Mengharukan

Mereka pun membuatkan lagu ‘cepat sembuh’ kepada Oon. Lagu yang diciptakan Yosi Mokalu itu tampak seperti doa dan suntikan semangat kepada Oon.

Editor: Ilham Arsyam
Oon Project Pop 

TRIBUN-TIMUR.COM - Hari ini, Jumat (13/1/2017) Muhammad Fachroni alias Oon berpulang di usia 44 tahun. Duka menyelimuti keluarga Project Pop. Lebih sedih lagi, mereka tengah berada di Palembang untuk menghibur pecinta Project Pop di sana.

Hampir 20 tahun bersama, tak heran keenam personelnya memiliki ikatan batin yang kuat.

Tak mengherankan saat Oon terbaring di rumah sakit Udjo, Yosi, Odie, Tika dan Gugum ikut prihatin.

Mereka pun membuatkan lagu ‘cepat sembuh’ kepada Oon. Lagu yang diciptakan Yosi Mokalu itu tampak seperti doa dan suntikan semangat kepada Oon.

Berikut lirik lagu tersebut:

*"Cepat Sembuh"*

Hei Pak Dudung
Apakah mungkin kamu lagi duduk termenung, lagi bersusah

Hei om Lala
Apa sih yg ada dalam hatimu yg dalam, ayo cerita

Pre chorus:
Kami disini slalu berharap hanya kabar baik darimu disana
Kamu akan ok, beraksi kembali, membasmi kejahatan bersama-sama

Chorus:
Cepat sembuh
Yes we miss u
Tanpa kamu jadi kurang seru

Jangan nyerah
Kamu bisa
Doa dan dukungan kami slalu untukmu

Hei pa Roni
Janganlah berpikir kalau kamu hadapi ini sendiri

Hei u Oon
Kalau kangen jangan sungkan angkat telpon kami datang

Pre chorus:
Kami disini slalu berharap hanya kabar baik darimu disana
Kamu akan ok, beraksi kembali
Menghibur banyak orang bersama sama.

Seperti yang terlihat di akun Instagram Project Pop, Selasa (1/11/2016), dengan tatapan haru, Oon menonton videoklip dari para sahabatnya itu di rumah sakit.

Klip video yang dibuat mengambil cuplikan-cuplikan video ketika Oon sedang manggung bersama Project Pop.

Sejarah Project Pop

Dikutip dari wikipedia, Project Pop merupakan grup musik asal Bandung, yang terkenal dengan lirik lagu-lagunya yang jenaka.

Para anggotanya berasal dari grup komedi Padhyangan. Project pop merupakan grup vokal komedi kreatif yang lahir dari Padhyangan, kelompok yang dibentuk pada 4 Desember 1982 dan berangggotakan mahasiswa –mahasiswa dari Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Katholik Parahyangan.

Kata Padhayangan sendiri merupakan singkatan dari Padjadjaran dan parahyangan. Mereka mendirikian kelompok ini dengan tujuan untuk menyalurkan bakat dan ide-ide gila para anggotanya dalam bidang seni.

Awalnya Padhayangan hanya sebatas menggelar kegiatan panggung berwujud kabaret, sebuah pementasan drama yang lucu dengan iringan lagu dan musik, ceritanya sendiri biasanya adalah pelesetan dari cerita yang telah top sebelumnya. Dari ajang acara-acara kampus lambat laun nama padhayangan mulai dikenal.

Seiring dengan keseriusan kelompok ini berkarier, anggotanya pun mulai sering berganti. Namun Iszur Muchtar dan Denny Chandra yang mulai aktif sejak 1984 tetap bertahan. Lantas keduanya ditemani oleh Daan Aria, Joehana, Iang Dharmawan serta Wawan Hanura yang bergabung pada 1986.

Pada dekade 1988 – 1993, keenam orang itu juga mulai aktif sebagai penyiar acara humor radio di Radio OZ Bandung. Tanpa disadari kegiatan di radio tersebut membuat mereka semakin ahli dalam seni komedi. Dua acara asuhan mereka adalah “gelak gelitik OZ” dan “OZSERBA”

Masuk tahun 1994, Denden Hermann masuk bergabung. Dengan formasi bertujuh, Padhyangan masuk dapur rekaman di bawah bendera Musica Studio’s. mereka mengusung lagu-lagu parody. Berkat kesuksesan album mereka, padhyangan langsung disunting oleh SCTV untuk mengisi acara sendiri.

Seiring kesuksesan mereka, makin besar pula masalah yang datang. Karena adanya perbedaan prinsip dan pendapat kelompok padhyangan pecah.

Pada 4 desember 1994 dibentuklah P-Project yang beranggotakan Iszur Muchtar, Denny Chandra, Daan Aria, Iang Dharmawan, Joehana, Denden Hermann, dan Wawan Hanura serta sejumlah anggota junior pada saat itu. Hingga 1999 P-Project menghasilkan 6 album parody komedi, di luar itu mereka terus mendulang sukses lewat berbagai acara TV dan acara panggung.

Untuk tetap mempertahankan eksistensinya di dunia hiburan, P-Project melakukan regenerasi dengan membentuk adik-adik mereka dalam sebuah kelompok Project Pop dengan personel Gumilar Nurochman (gugum), Wahyu Rudi Astadi (odie), Mochammad Fachroni (oon), Kartika Rachel Panggabean (Tika), Djoni Permato (udjo) Hermann Josis Mokalu (Yosi) dan Hilman Mutasi (hilman). Project pop ini diberi keleluasaan untuk berkreasi sendiri.

Project pop memiliki konsep yang sedikit berbeda dengan kakak-kakaknya dalam membuat album, kalau P-Project memparodikan lagu yang sudah tenar sebelumnya, maka Project Pop membuat lagu baru yang sarat dengan unsur komedi kreatif. Pada tahun 1996 - 2012, Project Pop telah merilis 8 album di bawah bendera Musica Studio's seperti “Lumpia VS Bakpia”, “Tu Wa Ga Pat”, “Bli Dong Plis”, “Pop OK”,"Pop Circus", Six-A-Six","Top Of The Pop" dan " You Got"

Di luar itu project pop sendiri sering bergabung lagi dengan kakak-kakaknya bila dibutuhkan dalam sebuah pagelaran kabaret. juga MC baik Tv ataupun panggung, pagelaran nyanyi baik TV maupun panggung dan Juga mereka pernah membuat acara radio di Hard Rock FM yaitu “Tikus” dan “Kamis Rabu”.

Eksistensi mereka di dunia hiburan semakin berkibar seperti kakak-kakak mereka. Walaupun tidak pernah mereka lupa bahwa mereka akan selalu menjadi bagian dari induk kelompoknya yaitu P-Project.

Pada tahun 2013, Project Pop memutuskan keluar dari label rekaman Musica Studio's dan mereka merilis album ke 9 yang berjudul "Move On" di bawah naungan label rekaman baru Royal Prima Musikindo.

Sekarang grup ini hanya memiliki 5 anggota karena ditinggalkan oleh Hilman sejak tahun 2000 dan Oon yang meninggal dunia pada tanggal 13 Januari 2017.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved