Begini Pengaruh Temperatur Mesin Terhadap Kualitas Kopi
PT Toffin Indonesia menggelar pelatihan dan workshop barista dengan menghadirkan Hidenori Izaki, pemenang World Barista Championship 2014
Penulis: Nurul Adha Islamiah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur Nurul Adha Islamiah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Manajemen PT Toffin Indonesia menggelar pelatihan dan workshop barista dengan menghadirkan Hidenori Izaki, pemenang World Barista Championship 2014 di LaParizo Coffe, Jl Sam Ratulangi Makassar, Rabu (11/1/2017).
Kegiatan ini mengusung tema Taste Your Temperature. Hidenori hadir ditengah-tengah barista Makassar berbagi pengetahuan seputar pentingnya temperatur pada mesin pembuat kopi untuk menghasilkan kopi beraroma khas, bercita rasa tinggi dan berkualitas.
"Kami ingin mengedukasi pasar tentang peranan suhu pada mesin kopi untuk menghasilkan kopi yang bercita rasa tinggi. Misalkan pada suhu tertentu rasa yang dihasilkan lebih dominan asam dan lainnya," ujar Owner of Toffin Makassar dan La Parizo coffee Erwin kepada Tribun, Rabu (11/1/2017).
Menurutnya, masyarakat Indonesia khususnya di Makassar perlu meningkatkan budaya minum kopi. Bukan hanya sekadar gaya hidup, tetapi mengetahui seberapa penting temperatur air dan ekstraksi kopi untuk meningkatkan kualitas minum kopi.
"Banyak orang membeli mesin pembuat kopi dengan harga mahal namun tidak bis menggunakannya dengan baik. Khusus untuk pengaturan suhu
90 derajat ke bawah, kategorinya Blend medium to dari roasted yaitu setelah kopi disangrai kita pakai suhu rendah agar tidak mengekstrak rasa pahit sehingga muncul rasa pahit," ujar Hidenori.
Sedangkan untuk suhu di atas 90 derajat akan menghasilkan Single origin Light roasted yaitu bubuk kopi dengan warna lebih terang dengan dominasi rasa manis.
"Karena dengan temperatur tinggi akan melarutkan zat padat lebih banyak dibandingkan temperatur rendah. Hasil ekstraksi terpengaruh oleh temperatur," tambahnya.
Ia menyebut, mesin kopi yang baru masuk di Makassar adalah Victoria Arduino-Black Eagle yang didatangkan dari Italia. Mesin ini memiliki dua tombol pilihan suhu. "Mesin terbaru ini bisa diatur jadi dua suhu sesuai kebutuhan, misalnya di sebelah kanan 93 derajat dan sebelah kiri 89 derajat," tambah Erwin. Bisa digunakan oleh coffeshop di Makassar. Dibanderol per unit sekitar Rp 200 jutaan.
Mesin ini didistribusikan oleh PT Toffin Indonesia sebagai distributor, supplier yang menjual mesin kopi, peralatan kopi serta bahan baku terbesar di tanah air.
Turut hadir Viki Rahardja selaku Indonesia Call for Latte Art Champions unjuk kebolehan menampilkan Latte Art di hadapan barista Makassar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tmgg_20170111_180329.jpg)