Ketua Perpadi Luwu Sebut Pemkab Gagal Kawal Petani

Pendapatan petani menurun drastis, dari delapan ton per hektar menjadi lima sampai empat ton per hektar.

Ketua Perpadi Luwu Sebut Pemkab Gagal Kawal Petani
desy/tribunluwu.com
Ketua Perpadi Kabupaten Luwu Wahyu Napeng di Sekretariat Partai Nasdem di Jl Topoka, Kelurahan Tanamani, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Selasa (10/1/2016). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Ketua Perpadi Kabupaten Luwu Wahyu Napeng menilai pemerintah belum berhasil mengawal petani sehingga hasil produksi gabah menurun drastis.

"Kegagalan pemerintah adalah memberikan bibit kepada petani yang tidak terjaga dan beresiko, seperti penularan virus melalui bibit," kata Legislator Nasdem Luwu tersebut kepada TribunLuwu.com, Selasa (10/1/2017).

Saat ini pendapatan, pendapatan petani menurun drastis, dari delapan ton per hektar menjadi lima sampai empat ton per hektar.

"Ini disebabkan karena rendemen yang menurun, karena varietas bibit saat ini sudah terlalu banyak yang diberikan pada petani," ucap Wahyu.

Ia menyarankan pemerintah untuk mengawal  pertanian yang ada tidak berjalan normal.(*)

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved