Kue Balla-balla Khas Luwu, Perpaduan Pisang dan Sagu
Jika semua bahan telah tercampur rata, bungkus memanjang, kira-kira 50 centimeter menggunakan daun sagu.
Tayang:
Penulis: Desy Arsyad | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kue balla-balla salah satu penganan khas Kabupaten Luwu, Sulsel.
Bahan utamanya pisang kepok, sagu, dan gula merah.
Sagu adalah tanaman khas Luwu.
Cara membuatnya, pisang kepok yang telah matang dihancurkan dan dicampur sagu, gula merah, gula pasir, kelapa parut, jahe dan garam halus.
Jika semua bahan telah tercampur rata, bungkus memanjang, kira-kira 50 centimeter, menggunakan daun sagu.
Panggang di atas bara api sekitar 20 menit.
Jika daun sagu sudah kelihatan hangus, pertanda kue sudah matang.
"Kue balla-balla khas Luwu ini cocok dimakan saat santai bersama keluarga," ujar Indah, warga Desa Pasamai Kecamatan Belopa, yang sedang membakar kue balla-balla saat ditemui tribunluwu.com, Sabtu (7/1/2017).
Rasanya enak, legit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/balla_20170107_133525.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/balla1_20170107_133610.jpg)