Pergoki Istri Berduaan dengan Pria Lain, Hamzah Tebas Dg Gassing

Pelaku cemburu dan mengira istrinya selingkuh. Pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya.

Pergoki Istri Berduaan dengan Pria Lain, Hamzah Tebas Dg Gassing
ansar
Dg Hamzah turun dari badan mobil patroli setelah dijemput oleh Personel Polsek Tompobulu. Hamzah menebas Dg Gassing karena diduga cemburu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

 TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Diduga cemburu, seorang warga Kampung Taipa, Dusun Tombolo, Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Maros, Sulawesi Selatan, Dg Hamzah (43) menebas tetangganya, Dg Gassing (46), Kamis (5/1/2017) malam.

Kapolsek Tompobulu, AKP Irawan Pribadi mengatakan, Jumat (6/1/2017) kejadian tersebut berawal saat pelaku kembali dari kebunnya, sekitar pukul 22.00 wita.

Saat itu pelaku, mendapati Dg Gassing sementara duduk berduaan dengan istri, HR (40) di teras rumah panggung Dg Hamzah. Pelaku cemburu dan mengira istrinya selingkuh.

"Diduga pelaku ini cemburu. Pada saat dia pulang dari kebunnya, dia mendapati istri dan korban ini duduk di teras rumah. Setelah itu, pelaku meneriaki korban untuk segera turun dari rumah," kata Irawan.

Pada saat korban turun dari teras rumah, pelaku langsung menebas dengan sebilah parang sebanyak tiga kali. Parang tersebut kena tangan kiri dan kedua betis korban.

"Setelah diparangi, korban mengalami luka robek pada bagian pergelangan tangan kiri dan kedua betis. Darah juga bercucuran," katanya.

Saat sementara ditebas, warga lainnya yang melihatnya, langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Irawan bersama anak buahnya langsung ke lokasi untuk menangkap pelaku dan mengevakusi korban.

Hanya saja, polisi tidak sempat memergoki dan menangkap pelaku. Hal ini disebabkan, karena pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya.

"Setelah menerima laporan, kami langsung ke TKP untuk mengevakuasi korban ke RSUD Salewangan Maros guna mendapatkan perawatan medis," katanya.

Setelah itu, polisi mencari pelaku dan mengamankan barang bukti berupa dua bilah parang. Pelaku baru dibekuk dari tempat bersembunyiannya yang hanya berjarak satu kilometer dari TKP, setelah bersembunyi sekitar enam jam.

"Korban sudah melaporkan hal ini kepada kami secara resmi. Kami juga sudah memeriksa saksi- saksi yang menyaksikan kejadian tersebut," ujarnya.

Saat ini pelaku ditahan di sel tahanan Mapolsek Tompobulu untuk proses lebih lanjut. Sementara korban, sementara menjalani perawatan medis di rumah sakit. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved