Kontroversial, Ditolak, Tapi Menang

Namun, tetap saja Trump yang berakhir menjuarai ajang pemilihan presiden Amerika Serikat pada November lalu.

Kontroversial, Ditolak, Tapi Menang
REUTERS
Donald Trump berbicara di Acara Kaum Veteran di Des Moines, Iowa, 28 Januari 2016. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Kontroversial, ditolak, tapi menang. Inilah bab cerita "sukses" Donald Trump.

Bagi pebisnis real estate Donald Trump, butuh perjalanan panjang dan terjal untuk merebut posisi tertinggi di Gedung Putih.

Perjuangannya pun tak sia-sia, sebab titel "presiden terpilih AS" sudah di tangannya.

Trump menjadi satu dari sejumlah tokoh yang namanya cukup populer di tahun ini.

Bagaimana tidak, nama pebisnis itu sudah jadi langganan bahan pemberitaan sejak dirinya mengatakan akan mencalonkan diri sebagai presiden.

Belum lagi karena komentar dan perbuatan kontroversialnya semasa berkampanye.

Hal kontroversial itu kemudian memicu pandangan kontra dan negatif terhadap Trump, yang kampanyenya dianggap menyebarkan kebencian melalui kebijakan-kebijakannya yang dinilai mengintimidasi komunitas-komunitas tertentu di AS.

Belum lagi sejumlah skandal yang menyandung Trump semasa kampanye, yang makin membuat pria yang khas dengan rambut pirangnya itu terlihat kehilangan dukungan.

Namun, tetap saja Trump yang berakhir menjuarai ajang pemilihan presiden Amerika Serikat pada November lalu.

Ditolak

Halaman
1234
Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved