Breaking News:

Aksi Berantas Pungli di Sulsel

Oknum Perwira di Gowa Tertangkap OTT Pungli

"Ada kasus begal kemarin. Pelakunya saya dengar tiga orang itu. Tapi dia bebaskan dan minta uang Rp 8,5 juta," ujar informan

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Anita Kusuma Wardana

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Oknum perwira di wilayah hukum Polres Gowa, tertangkap tangan melakukan pungutan liar (Pungli).

Oknum yang menjabat sebagai kanit res disalah satu polsek berinisial JA itu tertangkap tangan dengan barang bukti di ruang kerjanya pada 15 Desember lalu.

Informasi yang diterima Tribungowa.com dari sumber yang enggan namanya disebut, mengatakan oknum tersebut tertangkap atas kasus begal dengan tiga pelaku yang sempat diamankan.

JA kemudian digerebek di ruangannya oleh tim Propam Polda Sulsel dengan barang bukti uang kurang lebih Rp 8.5 juta dilaci mejanya.

"Ada kasus begal kemarin. Pelakunya saya dengar tiga orang itu. Tapi dia bebaskan dan minta uang Rp 8,5 juta," ujar informan tersebut saat dihubungi melalui seluler, Minggu (25/12).

Ini kali kedua oknum polisi di Polres Gowa tertangkap tangan pungli. Setelah Oktober lalu tim Provost Propam Polda juga mengamankan oknum Reskrim Polres Gowa atas kasus tambang di Kecamatan Bontonompo.

Saat itu, oknum berpangkat Brigpol itu ditangkap dengan barang bukti uang Rp 5 juta di laci kerjanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Provost Polres Gowa, Iptu Yuniarso, yang dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

"Memang ada masuk laporan itu dari Propam Polda. Tapi saya belum lihat laporannya. Jadi saya belum tahu terkait kasus apa dan berapa barang buktinya," ujarnya saat dihubungi.

Namun Yuniarso yang juga mantan Kanit Tipikor Polres Gowa memastikan akan melakukan pemeriksaan.

"Kita periksa saksi-saksi dulu, baru kita panggil yang bersangkutan. Kenapa bisa ada seperti itu," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved