Lima Saksi Kasus Pencatutan Tanda Tangan Rektor Unhas Diperiksa Maraton Pekan Ini

Hal tersebut dijelaskan Kasubag Humas Polrestabes Kompol Burhanudin saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Senin (19/12/2016).

Lima Saksi Kasus Pencatutan Tanda Tangan Rektor Unhas Diperiksa Maraton Pekan Ini
TRIBUN TIMUR/ DARUL AMRI
Kasubag Humas Polrestabes Makassar Komisaris (Kompol) Burhanuddin 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pihak penyidik Polrestabes Makassar akan melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi kasus pencatutan tanda tangan Rektor Universitas Hasanudin (Unhas).

Hal tersebut dijelaskan Kasubag Humas Polrestabes Kompol Burhanudin saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Senin (19/12/2016).

Burhanudin menjelaskan, tim penyidik Satreskrim telah memanggil lima orang yang masih berstatus sebagai saksi dalam kasus ini. Kelimanya nantinya akan diperiksa secara marathon.

"Mereka sudah diundang, jadi saksi-saksi ini diperiksa satu persatu mulai besok (Selasa) dan tiap harinya satu orang, sampai lima saksi ini diperiksa semua, jadi kita tunggu saja ya," jelasnya.

Kasus pencatutan tanda tangan Rektor Unhas, Prof Dwia Aris Tina ini dilibatkan dua orang. Rahmatia (36) dan Nurjanna (52). Keduanya kini ditahan sementara di Mapolrestabes untuk penyidikan.

Rahmatia diketahui adalah pegawai pada bagian pengarsipan di Gedung Rektorat Unhas. Ia disebut-sebut selama ini yang bermain soal kasus percaloan untuk penerimaan mahasiswa baru. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved