Longsor di Bontolempangan Sempat Timbun Mobil yang Melintas

Beruntung warga yang melihatnya cepat mengevakuasi korban dan kendaraannya dari material longsoran.

HANDOVER
Bencana longsor yang terjadi di dua dusun di Kecamatan Bontolempangan, Gowa, menyebabkan jalur transportasi dari Biringbulu ke Bontolempangan dan sebaliknya terputus. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA-Longsor yang terjadi di dua dusun di Kecamatan Bontolempangan sempat menimbun sebuah mobil yang melintas saat itu.

Menurut salah satu warga, Jumzah Tenri, yang saat kejadian hendak ke Desa Lauwa, Kecamatan Biringbulu (berbatasan langsung dengan Dusun Balliangngang), mengatakan situasi itu sempat membuat panik warga sekitar.

Untungnya cuma ada sekira 10 unit rumah di jalur sepi itu dan tidak ada satu pun rumah yang tertimbun material longsor.

Namun, dari informasi yang ia peroleg, ada salah seorang warga bersama kendaraannya sempat tertimbun.

Beruntung warga yang melihatnya cepat mengevakuasi korban dan kendaraannya dari material longsoran.

"Sisa kepalanya kelihatan, kalau terlambat dilihat warga mungkin sudah tidak bernyawa mi," ujarnya.

Beberapa warga sempat mencoba untuk mengangkut material longsor, namun tidak mampu dengan kekuatan tangan yang seadanya.

Dia menambahkan, akibat adanya longsor itu, perputaran perekonomian warga yang tinggal di Desa Lauwa juga tersendat.

Pasalnya, jalur tersebut merupakan jalan yang terdekat menuju ke Pasar Sungguminasa untuk menjual hasil Bumi yang mereka tanam.

Saat ini, kata Jumzah sudah ada belasan mobil yang mengangkut hasil bumi masyarakat Desa Lauwa yang tidak bisa berjalan akibat longsor tersebut.

"Ada itu kira-kira sekitar enam mobil truk dan 10 mobil pick up yang angkut sayuran seperti wortel, kentang masih berjejer disana, mau na jual ke Sungguminasa," jelasnya.

Sehingga, jalur alternatif satu-satunya yang mereka miliki untuk bisa menjajakan dagangannya dengan melalui jalur Malakaji yang menuju ke Jeneponto.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved