Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rapat Ranperda DPRD Bulukumba Bahas Retribusi Bocor dan Warga Miskin

Dan hal yang dianggap krusial adalah masalah data kependudukan dan perlu mendapat perhatian serius untuk menghindari kisruh pada Pilkada.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Suasana rapat Ranperda di DPRD Bulukumba. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

BULUKUMBA, TRIBUN - Sejumlah anggota DPRD Bulukumba mempertanyakan soal retribusi pajak objek wisata dan lainnya sering bocor kepada eksekutif pada Rapat Pembahasan Ranperda di DPRD Bulukumba, Rabu (7/12/2016).

Selain masalah retribusi yang sering bocor juga ada retribusi parkir. Masalah lain yang dipertanyakan Ketua Fraksi Golkar Bulukumba Amiruddin terkait realisasi penyerapan pelaksanaan APBD 2016.

"Realisasi penyerapan anggaran masih rendah, mohon dijelaskan apa penyebabnya. Kemudian Persentase angka kemiskinan Bulukumba masih tinggi, perlunya evaluasi seberapa efektifnya anggaran yang dianggarkan bagi Masyarakat miskin," kata politisi Partai Golkar Bulukumba asal Bontobahari ini.

Dan hal yang dianggap krusial adalah masalah data kependudukan dan perlu mendapat perhatian serius untuk menghindari kisruh pada Pilkada.

"Mohon dijelaskan berapa yang belum melakukan perekaman E-KTP, apa kendalanya dan apa upaya Pemkab Bulukumba," kata Amiruddin.

Kegiatan rapat dengar pendapat itu diikuti oleh Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali dan Wakilnya Tomy Satria Yulianto. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved