Inilah Perusahaan Israel Spesialis Pembobol Smartphone, Bisa Retas iPhone 7

Merekalah Cellebrite, spesialis pembobol smartphone yang menawarkan jasanya secara komersil.

Inilah Perusahaan Israel Spesialis Pembobol Smartphone, Bisa Retas iPhone 7
CNN
Cellebrite mendemonstrasikan kemampuan perangkatnya menjebol ponsel dalam pameran CTIA 2013. 

Mentok di iPhone

UFED Cellbrite sempat digunakan dengan efektif oleh para detektif dan penegak hukum di AS untuk menjebol ponsel dalam penyelidikan kasus.

Kode pengaman berupa password atau PIN tak mampu membendung serbuannya.

Tapi hal itu berubah ketika Apple mulai meningkatkan sekuriti iPhone pada 2014 melalui enkripsi jenis baru yang terkait dengan passcode pada sistem operasi iOS 8.

Tujuannya untuk meningkatkan privasi pengguna, termasuk dari endusan otoritas pemerintah. 

Bahkan Apple sendiri sengaja dibuat tak mampu melewati kunci pengaman pada produknya.

“Berbeda dari kompetitor, Apple tak bisa melewati passcode dan mengakses data (di dalam perangkat),” sebut Apple di situsnya. “Jadi, secara teknis kami tak bisa memenuhi permintaan dari pemerintah untuk mengakses data pengguna.”

Ditambah dengan setting yang bisa diubah agar otomatis menghapus data iPhone apabila PIN salah dimasukkan sebanyak 10 kali, para penyidik FBI dalam kasus penembakan di San Bernardino pun mati langkah.

Langkah hukum untuk mendesak Apple agar membuatkan “backdoor” untuk membobol iPhone tak membuahkan hasil.

Malahan, FBI mendapat pertentangan dari perusahaan-perusahaan teknologi lain macam Facebook dan kawan-kawan yang mendukung sikap Apple.

Biro penyelidikan federal tersebut pun memutuskan untuk meminta tolong pihak ketiga. Identitas “pihak ketiga” ini hingga sekarang tidak diungkap.

Bisa jadi ia tak lain adalah Cellebrite yang sudah jadi langganan, bisa juga bukan.

Washington Post mempublikasikan dugaan bahwa FBI memperoleh bantuan dari “grey hacker” alias peretas yang menemukan celah keamanan lalu menjualnya ke pemerintah, tanpa melaporkan kelemahan tersebut ke vendor supaya bisa diperbaiki.

Direktur FBI, James Comey pernah mengatakan bahwa pihaknya membayar sejumlah besar uang untuk memperoleh “kunci” pembobol iPhone San Bernardino dari “pihak ketiga “ itu.

Besarnya duit yang disetor, menurut dia, melebihi total gajinya di FBI dalam sisa masa jabatan selama 7 tahun, sebesar 1,34 juta dollar AS.

Bisa bobol iPhone 7

Comey mengatakan bahwa “kunci” yang diperoleh FBI hanya bisa dipakai untuk membobol iPhone model tertentu, yakni iPhone 5C dengan sistem operasi iOS 9 yang dipakai oleh tersangka teroris San Bernardino.

Apple sempat penasaran dan ingin tahu cara FBI membobol perangkat tersebut karena kemungkinan bisa dipakai untuk meretas jutaan iPhone lain yang beredar di masyarakat.

Namun FBI tak mau mengungkapkannya.

“Orang-orang yang menjual (tool) ini pun, saya tahu mereka, dan saya percaya mereka akan melindungi (cara membobol iPhone), dan motivasi mereka sejalan dengan kami,” kata Comey.

Hingga kini, identitas pihak ketiga yang membantu FBI menjebol iPhone masih menjadi misteri, demikian pula cara melakukannya.

Tetap ada kemungkinan bahwa pihak ketiga dimaksud merupakan Cellebrite.

Terlebih, dalam wawancara dengan BBC, Moshe mengaku perusahaannya mampu menjebol segala jenis ponsel Android dan iPhone, termasuk model-model terbaru sekalipun.

"Kami bisa mengambil data dari iPhone 7 juga. Pertanyaannya adalah data yang mana, situasinya seperti apa,” ujar Moshe. Sayang, dia menolak mengungkapkan siapa saja pihak-pihak yang menjadi pelanggan Cellebrite.

Oik Yusuf/Kompas.com

Sumber: The Washington Post, CNN Money, BBC News

Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved