Pendamping KUMKM MEA Sulsel Bimbing Pengusaha Daun Lontar di Takakar
Pendamping KUMKM MEA yang hadir yaitu Bachtiar Baso, Azkari Azis, Kasman dan Yanti dan 20 orang pengrajin anyaman daun lontara dan daun pandan.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ilham Arsyam
TRIBUN-TIMUR.COM - Pendamping KUMKM MEA Sulawesi Selatan melakukan Bimbingan teknis ke UKM Karya Bersama Sentra Anyaman pandan dan Lontar di desa Lengkese Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, Minggu (27/11/2016).
Pendamping KUMKM MEA yang hadir yaitu Bachtiar Baso, Azkari Azis, Kasman dan Yanti dan 20 orang pengrajin anyaman daun lontara dan daun pandan.
Dalam bimtek ini, selain pendamping KUMKM MEA turut hadir Kepala Balatkop UMKM Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Azis Bennu.
Abdul Azis memberikan motivasi dan arahan dalam melakukan aktifitas usaha dengan membuat produk-produk unik dan memiliki karakteristik Sulawesi Selatan.
“Buat produk yang unik dan berkarakter, jadi orang tau kalau ini produk khas dari Sulsel,” kata Abdul Azis.
Dalam kegiatan ini pula dilakukan curah gagasan dan ide terkait desain yang diminati oleh pasar.
Sentra anyaman yang berada di takalar sejak tahun 2008 menghasilkan produk berupa tas, bosara, tikar dan beberapa anyaman lain.
Proses pembuatannya terbilang masih sederhana dan konvensional dan juga merupakan kegiatan turun temurun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/umkm-takalar_20161128_144819.jpg)