Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PNUP Wisuda 897 Mahasiswa

Dalam menghadapi pasar bebas tenaga kerja, PNUP melakukan strategi berupa peningkatan keahlian setiap lulusannya melalui kompetensi profesi.

Penulis: Hasrul | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mengukuhkan 897 lulusan diploma tiga dan sarjana terapan pada Wisuda XXX tahun akademik 2016/2017 di Baruga AP Pettarani Unhas, Sabtu (26/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mengukuhkan 897 lulusan diploma tiga dan sarjana terapan pada Wisuda XXX tahun akademik 2016/2017 di Baruga AP Pettarani Unhas, Sabtu (26/11/2016).

Prosesi Wisuda dilakukan melalui Rapat Senat Terbuka Luar Biasa yang dihadiri, Direktur Inovasi Industri Direktorat Penguatan Inovasi Kemristekdikti, Anggota Senat PNUP, Dewan Penyantun, Mitra Kerja Perusahaan, Tenaga Pendidik dan Tenaga kependidikan PNUP serta orangtua wisudawan.

Para alumni tersebut berasal dari 11 program studi diploma tiga dan delapan program studi sarjana terapan yang dibina PNUP.

Direktur PNUP, Dr Ir Hamzah Yusuf MS mengatakan peran pendidikan yang berorientasi keterampilan atau vokasi seperti PNUP menjadi penting dan strategis untuk mendorong terjadinya optimalisasi pendayagunaan segala potensi sumber daya di Indonesia.

"Sungguh disayangkan jika harus dikelola oleh tenaga kerja asing yang bebas keluar masuk Indonesia sebagai salah satu konsekuensi yang tidak dapat dihindari akibat pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)," ungkap Hamzah.

Untuk itu agar dapat berkompetisi dengan tenaga kerja asing di era MEA, setiap lulusan perguruan tinggi harus memiliki hard skills berupa ilmu pengetahuan dan teknologi serta soft skills yang meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerja secara mandiri, kemampuan berlogika, dan kemampuan analisis yang memadai.

Kompetensi setiap lulusan dipandang sangat perlu karena merupakan akumulasi kemampuan lulusan dalam melaksanakan sebuah pekerjaan berdasarkan keahlian yang dimilikinya secara terukur melalui sejumlah asesmen tertentu dan terstruktur yang meliputi aspek kemandirian serta tanggung jawab pada bidang kerja dan keahliannya. 

Kompetensi juga sangat diperlukan sebab berorientasi pada pemenuhan kebutuhan stakeholeders yang juga meliputi kebutuhan profesional, kebutuhan dunia kerja, kebutuhan masyarkat, dan tentunya kebutuhan generasi masa depan.

Dalam menghadapi pasar bebas tenaga kerja, PNUP melakukan strategi berupa peningkatan keahlian setiap lulusannya melalui kompetensi profesi.

Tahun 2016 PNUP kembali melakukan uji kompetensi keahlian tertentu kepada mahasiswa yang akan lulus guna menambah nilai jual lulusan PNUP yang membuatnya menjadi berbeda dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.

Pada saat lulus dan diwisuda, lulusan PNUP selain memperoleh ijazah mereka juga berhak mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang memberikan banyak manfaat pada saat memasuki dunia kerja.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved