Politeknik Negeri Padang Belajar Sertifikasi Profesi ke Politani Pangkep

“Kami memiliki tiga poin pokok yang ingin kita pelajarai dari kampus Politani Pangkep,” kata Aidil dalam rilis yang diterima tribun-timur.com

Politeknik Negeri Padang Belajar Sertifikasi Profesi ke Politani Pangkep
HANDOVER
Rombongan Politeknik Negeri Padang (PNP) saat melakukan studi banding di kampus Politani Pangkep di Jl Poros Pangkep-Barru, Kamis (24/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Arifuddin Usman

TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKEP- Politeknik Negeri Padang (PNP) melakukan kunjungan studi banding ke Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (PPNP) atau akrab dikenal sebagai Politani Pangkep di kampus yang beralamat di Jl Poros Pangkep-Barru, Kamis (24/11/2016).

Rombongan PNP dipimpin Direktur Aidil Zamri ST MT. Menurut Aidil ada tiga hal utama yang menjadi fokus pada kunjungan tersebut.

“Kami memiliki tiga poin pokok yang ingin kita pelajarai dari kampus Politani Pangkep,” kata Aidil dalam rilis yang diterima tribun-timur.com, Kamis (24/11/2016)

Yang pertama, sebut Aidil, adalah pengelolaan politeknik diluar domisili (PDD) –kampus cabang di daerah lain, kedua rencana pembukaan program studi bidang pertanian, dan ketiga pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Direktur Politani Pangkep Dr Ir Darmawan MSi menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap bisa menjalin kerja sama di berbagai bidang yang berkelanjutan antar kedua politeknik negeri ini.

“Terima kasih atas kunjungannya. Kami berharap ada kerja sama yang bisa kita bangun. Terutama untuk pengembangan kampus kedua belah pihak,” kata Darmawan yang juga baru terpilih dalam pemilihan direktur baru Politani periode 2016-2020.

Pada kesempatan itu, rombongan PNP juga berkunjung ke PDD Sidrap yang merupakan kampus binaan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.

Ketua LSP Politani Pangkep A Yuslim Patawari SSTPi MP menambahkan, terkait pengelolaan LSP, pihaknya siap membantu. Terlebih LSP Politani Pangkep sudah mengantongi sertifikat resmi sebagai pelaksana sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Kami siap berukar pendapat dan pikiran untuk pengembangan LSP. Saat ini LSP Politani pangkep memiliki 122 asesor kompetensi,” ujarnya. (*)

Penulis: Arif Fuddin Usman
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved