Wahdah Islamiyah Pastikan Tetap Aksi 2 Desember

2 Desember nanti, Wahdah Jakarta akan turun dengan massa seperti aksi 4 Novemver lalu, sekitar 500 orang.

Wahdah Islamiyah Pastikan Tetap Aksi 2 Desember
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ribuan pengunjuk rasa dari ormas kegamaan melakukan longmarch dari Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf ke Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (4/11/2016). Dalam unjuk rasanya, mereka menyuarakan calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditangkap karena dianggap telah melecehkan agama. Unjuk rasa ini berlangsung tertib dan dikawal polisi. Akibat unjuk rasa, lalu lintas di Jl Urip Sumoharjo macet total. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah (WI) Jakarta dipastikan kembali melakukan aksi 2 Desember mendatang.

Hal tersebut ditegaskan oleh ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah  Ustad Rahmat Abdurrahman, Rabu (23/11/2016).

Ia menyebutkan WI adalah organisasi muslim pengawal fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang menentang "oknum" penista Agama.

"Begitupun dengan kasus Ahok, dia telah menistakan Alquran yang menjadi kiblat para ulama dan ummat Muslim. Pantasnya penista Agama itu dihukum seberat-beratnya," katanya ke tribun-timur.com.

2 Desember nanti, Wahdah Jakarta akan turun dengan massa seperti aksi 4 Novemver lalu, sekitar 500 orang.

Bahkan kata Rahmat, Ketua DPP Wahdah Islamiyah Ustad Muhammad Zaitun Razmin juga diagendakan turun.

Aksi ini adalah kali kedua dilakukan Wahdah Islamiya. Kendati demikian, Rahmat mengaku jika tidak ada mobilisasi kader Wahdah untuk terbang ke Jakarta.

"Kami hanya menyerukan kepada para pimpinan dan kader didaerah untuk melakukan konsolidasi didaerah masing-masing. Tapi ini adalah aksi Super Damai," ujar Rahmat, sembari sebut bahwa aksi ini adalah aksi nasional dan Wahdah mendukung itu. 

Rahmat mengungkapkan pengawalan terhadap kasus yang dijalani Gubernur non aktif Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, karena para ummat mengkhawatirkan jika kasus ini tumpul ke atas namun tajam ke bawah.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved