Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini 5 Jaket Tercanggih di Dunia, Ada Juga Buatan Indonesia

Dengan fungsinya yang semakin komplit, bahan-bahan serta desain, jaket bisa dibuat lebih canggih dari fungsi standardnya.

Tayang:
Editor: Mahyuddin
tribunnews.com
Jaket Parka 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jaket bukan cuma jadi outfit keren pelengkap fashion atau sebagai penahan udara dingin dan angin.

Dengan fungsinya yang semakin komplit, bahan-bahan serta desain, jaket bisa dibuat lebih canggih dari fungsi standardnya.

Nah, jaket-jaket berikut adalah jaket tercanggih yang pernah dirilis manusia dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Mari cek satu persatu jaket canggih dikutip dari haionline.com.

Smart Jacket Levi’s

jaket pintar

Jangan abaikan kancing di pergelangan tangan jaket rancangan Levi’s dan Google yang satu ini.

Jaket pintar yang terhubung dengan internet itu ditenun dari material yang cerdas berupa kain yang bisa melakukan hal-hal luar biasa.

Pada bagian lengan jaket terdapat patch yang terbuat dari serat konduktif halus.

Dengan menggesek permukaan kain jaket, kamu sudah bisa mengatur serangkaian perintah, dari mulai menjawab panggilan sampai meminta petunjuk arah Google Maps.

Fitur kemampuan di bagiain sensor denim itu juga bisa membuat penggunanya mengontrol musik yang disambung lewat earphone, menelepon atau menanggapi pesan.

Jaket ini spesial ditujukan untuk pengendara sepeda yang tentu bakal sangat repot menerima panggilan saat desang gowes.

Namun sebagaimana jaket pintar pada umumnya, yang bingung adalah gimana cara mencuci jaket tersebut.

Nah, google masih berupaya memikirkan agar produk ini tetap bisa dicuci seperti jaket biasa, tapi punya sisi kepintaran yang membantu penggunanya.

Self Drying Jacket (SDJ)-01

jaket pintar
www.iphones.ru

Adegan di film Back To The Future II, di mana jaket Marty keciprat air dan basah.

Kemudian dia dengan sangat mudah menekan sebuah tombol di jaketnya dan sim salabim, jaket itu kering seketika.

Perusahaan Falyon mendesain jaket bernama "Self Drying Jacket (SDJ)-01" yang sesuai namanya.
Jaket ini sanggup mengeringkan diri sendiri apabila basah akibat terkena cipratan atau siraman air.

Selain bisa kering sendiri, setidaknya masih ada beberapa kelebihan lain dari produk SDJ-01 ini, diantaranya bisa ngecharge, ringan dan punya kantong ajaib buat menyimpan gadget bawaan.

Jaket Metallic-Felxwarm

jaket hebat
www.live-smart.co

Ketika musim dingin tiba, jaket cerdas Flexwarm muncul sebagai solusi jaket yang mampu menghanagtkan dua kali lipat dari jaket pada umumnya.

Kemampuan jaket mampu memenaskan diri dengan sensor tempartur tubuh, maka elemen pemanas di dalam jaket siap “mebakar” tubuh kamu yang kedinginan.

Jaket flexwarm ini di dalamnya disimpan “metallic slurry” yang tersegel diantara dua lapisan penghalang padding cahaya.

Ketika terhubung ke sumber listrik, elemen itu bakal menghasilkan panas di dada, punggung, atau sarung tangan.

Hebatnya, dengan aplikasi di ponsel, kamu bisa menyesuaikan berapa tempearatur yang bisa menghangatkan tubuh kamu dari dalam jaket tersebut.

Pengguna jaket bisa mengatur suhul virtual di smartphone sampai 65 derajat celcius.

Mau tahu berapa harga Flexwarm yang dikeluarkan perusahaan Kickstarter ini? Cukup terjangkau, yaitu Rp 2,5 jutaan.

Robot Jaket (Rojak)

jaket hebat

Tidak mau ketinggalan bikin jaket hebat, lima mahasiswa UGM, yaitu Indra Budi Setioputro, Sevia Rani Irianti, Derly Shayyiban Naafian, Selvi Faristasari, dan Ikhsan Tanoto Mulyo membuat Robot Jaket yang dinamai RoJak.

Rojak buatan Indonesia adalah inovasi produk jaket yang mampu membantu mengurangi risiko kelelahan, kedinginan maupun kehilangan arah saat melakukan pendakian.

"Rojak bisa dipakai siapa saja, tapi kami lebih konsen ke pendaki gunung karena mereka seringkali membawa barang yang banyak, kelelahan, kedinginan dan butuh petunjuk jalan,” jelas Selvi mewakili tim RoJak.

Jaket itu memang dibuat berdasarkan pengalaman beberapa anggotanya yang suka mendaki.

Dilengkapi dengan sistem pemijat otomatis yang diletakkan pada titik-titik pijat di bagian punggung, RoJak memang bisa difungsikan untuk mengurangi keluhan rasa sakit pendaki.

Pengguna RoJak bakal merasakan pijatan di punggung jika jaket itu dipakai dan ketika dilipat RoJak dapat pula digunakan untuk memijat di leher.

Manfaatkan juga sensor kehangatan yang berada pada jaket tepatnya di titik meredian tubuh, yaitu di bagian bawah ketiak.

Penempatan sensor tersebut memang disengaja karena ketiak dianggap paling peka terhadap suhu.

Ketika ketiak hangat maka seluruh badan bisa terasa hangat.

Bagaimana kalo kepanasan? Tenang, RoJak juga dapat mendinginkan tubuh, namun fungsi pendingin maksimalnya hanya dapat mendinginkan tubuh setara dengan suhu ubin (kamar).

Yang terakhir, fitur penunjuk arah yang berupa output suara yang memudahkan pendaki menemukan arah mata angin.

Fitur ini dapat dikontrol secara real-time dengan menggunakan smartphone.

"RoJak dilengkapi daya baterai yang bisa di-charge menggunakan panel surya yang ada di bagian lengan, dan di bahu. Pendaki bisa menchargenya sambil jalan ke puncak," tambah Selvi.

RoJak memiliki sistem plug and play. Dengan kata lain, elektronis yang terpasang pada jaket ini dapat dipasang dan dilepas kembali sesuai keinginan pengguna.

Coat Solar Junya Watanabe

jaket hebat
Highsnobiety

Jaket berwarna hijau army buatan perancang Jepang, Junya Watanabe, berupa coat solar sudah diperagakan dan siap diperjualbelikan.

Jaket ini tidak cuma punya desain yang keren, tapi di beberapa bagian sisinya terdapat panel tenaga surya yang bisa difungsikan untuk ngecharge gadget.

Panel itu diantaranya ada di bagian belakang jaket dan dua panel lagi di bagian depan yang gampang terpapar cahaya.

Lebih detail, di dalam jaketnya terdapat sebuah colokan ponsel portable yang yang bisa dihubungkan untuk menambah daya baterai ponsel pemakainya.

Jaket ini memang secara khusus diciptakan untuk masyarakat urban yang sangat tergantung pada gadeget mereka.

Watanabe menambah keunikan jaketnya dengan tambahan shoulder patch dan kancing berukuran besar.

Jaket ini dikeluarkan sebagai koleksi musim gugur dan musim dingin 2016 dan dibanderol dengan harga 2.000 US dolar atau senilai Rp 26 juta.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved