Makassar Tidak Termasuk Kota Ramah HAM
Beberapa indikator yang menjadi penilaian ialah pelayanan publik, fasilitas di tempat umum, rasa aman dan nyaman oleh masyarakat
Penulis: Hasrul | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Internasional NGO Forum on Indonesia Development (INFID) menggandeng Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Kuliah Umum menuju Festival HAM 2016 di Bojonegoro.
Kuliah Umum dengan tema Human Rights Cities tersebut menghadirkan empat narasumber yaitu Bupati Bojonegoro, Suyoto, Manager Advokasi INFIDI, Beka Ulang Mapsara, Akademisi UIM, Prof Dr Hambali Thalib SH MH dan Ketua Komnas HAM, M Imdadum Rahmat.
Koordinator INFID Sulawesi Selatan, Mulyadi Prajitno mengungkapkan Kota Makassar belum termasuk Kota Ramah HAM saat dikonfirmasi di Auditorium Al Jibra Kampus II UMI setelah acara dimulai, Senin (21/11/2016).
Mulyadi mengacu pada hasil survei yang mengatakan Kota Makassar tidak termasuk Kota Islami dan indikator penilaian Kota Islam hampir sama dengan indikator penilaian Kota Ramah HAM.
"Hasil survei Kota Islami menunjukkan Kota Makassar tidak termasuk Kota Islami, nah indakot penilaian yang kami gunakan hampir sama dengan penilaian tersebut," kata Mulyadi.
Beberapa indikator yang menjadi penilaian ialah pelayanan publik, fasilitas di tempat umum, rasa aman dan nyaman oleh masyarakat saat bepergian dan jalan khusus untuk penyandang cacat di tempat umum serta taman untuk anak bermain.
Mulyadi menyoroti kasus kejahatan bermotor atau begal di Makassar yang selalu membuat masyarakat khawatir saat keluar rumah khususnya saat malam hari.
Selain itu fasilitas di tempat umum tidak sesuai, dimana tidak ada jalan khusus untuk penyandang cacat serta tidak ada taman untuk anak-anak bermain.
"Indikator-indikator tersebut tentu menjadi pertimbangan dalam menentukan kota Ramah HAM, Makassar belum memenuhi kriteria tersebut saat ini Bojonegoro termasuk Kabupaten Ramah HAM," tutur Mulyadi.
Rektor UMI, Prof Dr Masrurah Mokhtar MA menyampaikan apresiasi kepada INFID karena menunjuk UMI sebagai tuan rumah penyelenggaraan rangkaian kegiatan Festival HAM 2016 dan satu-satunya perguruan tinggi diluar Pulau Jawa.
Selain UMI yang menjadi tuan rumah Kuliah Umum tersebut juga ditunjuk Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kuliah-umum_20161121_201303.jpg)