Kredit di Sulsel Tumbuh 14,31 Persen
Total kredit di Sulsel hingga September mencapai Rp 102,77 triliun atau berkontribusi 2,47 persen dari total kredit nasional Rp 4.165 triliun.
Penulis: Nurul Adha Islamiah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur Nurul Adha Islamiah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) mencatat pertumbuhan kredit di Sulsel September 2016 tumbuh 14,31 persen. Angka ini naik dibandingkan periode yang sama (yoy) September 2015 lalu yang berada di angka 11,74 persen.
Demikian yang dipaparkan Kepala OJK Regional 6 Wilayah Sulampua Bambang Kiswono.
Kata Bambang, total kredit di Sulsel hingga September mencapai Rp 102,77 triliun atau berkontribusi 2,47 persen dari total kredit nasional Rp 4.165 triliun. Saat ini pertumbuhan kredit nasional tumbuh sekitar 6,45 persen.
Adapun jenis penggunaanya didominasi produktif Rp 59,85 triliun atau tumbuh 14,33 persen dengan pangsa 58,24 persen. Sedangkan sektor lapangan usaha didominasi oleh perdagangan yang mencapai angka Rp 29 triliun yang bertumbuh sekitar 9,91 persen dengan pangsa 28,22 persen. Disusul industri pengolahan Rp 8,10 triliun tumbuh 52,78 persen dengan pangsa 7,89 persen.
"Kinerja industri Bank umum di Sulsel secara umum tetap tumbuh positif lebih tinggi dibandingkan Nasional dengan intermediasi yang meningkat dan risiko kredit yang terjaga," jelas Bambang.(*)
