Breaking News:

Aksi Berantas Pungli di Sulsel

Belum Beroperasi Pasca-OTT, Aktivitas Perkantoran Jembatan Timbang Maccopa Tetap Normal

Pegawai juga masih menunggu selesainya proses renovasi jembatan timbang yang sementara berlangsung.

Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Kepala UPTD Jembatan Timbang Maccopa Maros, Muh Nasir 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Pegawai jembatan timbang Maccopa Maros masih masuk kantor meski timbangan kendaraan masih ditutup dan belum dioperasikan, Senin (21/11/2016).

Jembatan tersebut sudah sebulan tidak berfungsi pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar oleh Polda Sulsel. Saat itu polisi membekuk 10 orang tersangka, enam orang pegawai dan empat kernek truk.

Kepala UPTD Jembatan Timbang Maccopa Maros Muh Nasir mengatakan, aktivitas perkantoran tetap normal supaya proses administrasi tetap berjalan, meskipun jembatan tidak beroperasi untuk sementara waktu.

"Belum ada keputusan dari Dinas Perhubungan Provinsi, kapan dioperasi lagi. Meski begitu, kami tetap masuk kantor untuk menjalankan proses administrasi perkantoran," ujarnya.

Pegawai juga masih menunggu selesainya proses renovasi jembatan timbang yang sementara berlangsung. Penutupan tersebut tidak berkaitan dengan OTT aksi pungli yang dilakukan oleh Polda Sulsel.

Nasir juga masih menunggu keputusan pengelolaan jembatan timbang. Saat ini, ada dua versi yang akan mengelola, yakni Kementrian Perhubungan atau Dishub Provinsi Sulsel.

"Belum ada juga kepastian mengenai pengelolaan jembatan timbang, apakah kementrian atau Provinsi. Ada kabar, pengelolaan jembatan timbang diambil alih oleh Kementrian," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved