Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa STT Intim Dibekali Pengetahuan Jurnalistik

Pembawa materi, Ronald Ngantung, memberikan pengenalan tentang media massa, mulai dari fungsi dan perannya hingga berbagai jenis media,

Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/RONALD NGANTUNG
Peserta pelatihan jurnalistik BEM STT Intim foto bersama pengurus BEM dan pemateri Ronald Ngantung setelah penutupan pelatihan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Persekutuan Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologia (STT) Intim Makassar, selama tiga hari, memberikan pengetahuan jurnalistik kepada anggota Persekutuan Mahasiswanya. Pemateri tunggal pada pelatihan jurnalistik tersebut adalah Wakil Pemimpin Redaksi Harian Tribun Timur, Ronald Ngantung.

Ketua BEM Persekutuan Mahasiswa, Amsal, pada pembukaan pelatihan, Jumat malam (18/11) di Kapel Kebangkitan Kampus STT Intim, Jalan Baji Dakka, Makassar, mengatakan, pelatihan merupakan program kerja untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang jurnalistik. Peserta yang berjumlah 113 mahasiswa, mendapatkan ilmu jurnalistik hingga Minggu (20/11).

"Pengetahuan tentang jurnalistik penting bagi mahasiswa dalam menyiapkan diri menjadi pemimpin di masa datang. Pengetahuan yang berkaitan dengan tulis-menulis itu juga bermanfaat dalam membangun kreativitas, baik selama mengikuti perkuliahan, maupun setelah menyelesaikan studi," kata Amsal.

Ia menambahkan, lewat pelatihan jurnalistik tingkat dasar itu, anggota Persekutuan Mahasiswa STT Intim bisa meningkatkan keterampilan menulis, sekaligus membuka peluang untuk dapat menuangkan ide dan gagasan konstruktif lewat berbagai media massa. Peserta pelatihan juga akan mendapat sertifikat dari BEM STT Intim.

Pembawa materi, Ronald Ngantung, memberikan pengenalan tentang media massa, mulai dari fungsi dan perannya hingga berbagai jenis media, termasuk media sosial dan berita on-line yang marak akhir-akhir ini. Begitu pula, isi media serta partisipasi warga lewat jurnalisme warga.

Selain itu, peserta pelatihan mendapatkan pula pengetahuan tentang konsep berita, ciri dan nilai berita, serta teknik menulis berita. Peserta juga mendapat pengetahuan tentang artikel opini dan penulisan artikel di media massa.
Selama pelatihan, peserta memperlihatkan perhatiannya yang besar terhadap dunia pers dan kegiatan tulis-menulis dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Peserta berharap, pelatihan jurnalistik bisa ditingkatkan ke pelatihan tahap lanjutan. (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved