Pasar Boyong Jeneponto Masih Membisu, Habis APBN Rp 17 Miliar
Pantauan tribunjeneponto.com, Senin (14/11/2016), tak satu pun pedagang. Sejumlah fasilitas kios seperti meteran listrik, rusak.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNJENEPONTO.COM, TAMALATEA- Bangunan Pasar Boyong di Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, belum difungsikan.
Pantauan tribunjeneponto.com, Senin (14/11/2016), tak satu pun pedagang.
Sejumlah fasilitas kios seperti meteran listrik, rusak.
Dinding, pintu, hingga tembok untuk pedagang ikan tak elok lagi, diwarnai corat-coretan liar.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Jeneponto Iksan Iskandar meresmikan pasar tersebut pada peringatan HUT ke-153 Jeneponto, Minggu (1/5/2016)
Anggaran pembangunan pasar Rp 17 milliar, sumbernya dari pemerintah pusat, APBN 2013.
Rencananya, para pedagan di Pasar Tamanroya akan direlokasi ke Pasar Boyong.
Jarak antara Pasar Tamanroya dan Pasar Boyong sekitar 300 meter. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pasar-boyong_20161114_114959.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pasar-boyong-2_20161114_115025.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pasar-boyong3_20161114_114947.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pasar-boyong35_20161114_115052.jpg)