Aksi 4 November

Ini Puisi Terbaru Fadli Zon Soal Demo Ahok

‎Dalam puisi tersebut, Fadli mencoba menceritakan bagaimana ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut keadilan.

Ini Puisi Terbaru Fadli Zon Soal Demo Ahok
KOMPAS.COM/NURSITA SARI
Amien Rais, Fadli Zon, Fahri Hamzah, dan Habib Rizieq berada dalam satu mobil komando saat unjuk rasa menentang penistaan agama di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016). 

Tribunnews.com/M Zulfikar

TRIBUN-TIMUR.COM- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon kembali merilis puisi terbarunya, Selasa (8/11/2016). Puisi terbaru Fadli Zon diberi judul 'Tak Pernah Terbayang'.

‎Dalam puisi tersebut, Fadli mencoba menceritakan bagaimana ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut keadilan.

Dalam puisinya, Fadli menceritakan bagaimana ribuan turun ke jalan menuntut keyakinan.

"tak pernah terbayang
jutaan umat berbaju putih berwajah bersih
memenuhi mushola, masjid dan lapangan
berbekal samudera keikhlasan
saling berbagi penuh persaudaraan
menggalang jaringan kekuatan
semua sepakat membela keyakinan," bunyi Fadli Zon.

Berikut isi puisi lengkap Fadli Zon:

TAK PERNAH TERBAYANG

tak pernah terbayang
jutaan rakyat berbaris datang
dari gang sempit, kampung, komplek perumahan
dari apartemen, blok petakan sampai lokasi gusuran
semua sepakat menuntut keadilan

tak pernah terbayang
jutaan umat berbaju putih berwajah bersih
memenuhi mushola, masjid dan lapangan
berbekal samudera keikhlasan
saling berbagi penuh persaudaraan
menggalang jaringan kekuatan
semua sepakat membela keyakinan

tak pernah terbayang
para ulama, habaib dan kyai turun ke jalan
bersorban keberanian
semangat membalut perjuangan
shalawat sepanjang perjalanan
semua sepakat mendudukkan kebenaran

hukum telah diinjak-injak penguasa
aparat belepotan lindungi sang penista
media komprador siarkan dusta
fitnah berceceran di dunia maya
tuan rumah Istana pergi entah kemana

tak pernah terbayang
jutaan manusia teriak lantang
takbir menguasai gelanggang
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar!
dan lagu Indonesia Raya berkumandang
Bangunlah jiwanya bangunlah badannya
demonstan mengacungkan kepalan tangan
tak peduli lagi segala ancaman
semua sepakat menuntut keadilan

Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved