Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pembakar Motor Polisi di Unismuh Masih Bebas

"Pelaku memang belum kami tangkap, tapi kasus ini masih dalam penyelidikan kami, jadi kasus ini masih berjalan," kata Burhanudin, Minggu (6/11/2016).

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Polisi membersihkan puing-puing motor polisi yang dibakkar massa usai terjadi bentrok antara mahasiswa dengan petugas kepolisian di depan kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (28/10). Enam Motor Polisi dibakar massa dalam bentrokan ini. tribun timur/muhammad abdiwan 

Makassar, Tribun - Pihak Polrestabes Makassar belum juga mengamankan pelaku pembakaran enam motor milik polisi di depan kampus Unismuh.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Komisaris Polisi (Kompol) Burhanudin mengatakan, hingga saat ini memang masih dilakukan penyelidikan kasus itu.

"Pelaku memang belum kami tangkap, tapi kasus ini masih dalam penyelidikan kami, jadi kasus ini masih berjalan," kata Burhanudin, Minggu (6/11/2016).

Kasus pembakaran delapan motor polisi itu terjadi saat puluhan mahasiswa yang notabennya adalah mahasiswa Unismuh gelar Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Pascakejadian itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan yang sempat tinjau langsung lokasi pembakaran itu juga menganggap itu adalah hal biasa.

Bahkan, Anton menyebutkan, bentrokan yang berujung pada pembakaran motor milik anggotanya adalah pertunjukan dari sebuah eksistensi mahasiswa.

Burhanuddin menjelaskan, Polrestabes Makassar juga telah mengantongi nama dan identitas pembakar motor polisi. Tinggal melacak tempat pelaku saja.

"Sudah ada identitas yang kami kantongi jadi kita tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengamankan mereka," jelas Burhanuddin.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved