Stres Bikin Badan Tambah Gemuk, Ini Penjelasannya

Para peneliti menemukan bahwa stres dapat memicu hormon yang disebut Adamts1 yang menghasilkan sel lemak dalam tubuh.

Stres Bikin Badan Tambah Gemuk, Ini Penjelasannya
Thinkstock.com
Ilustrasi stres 

TRIBUN-TIMUR.COM -Sudah sejak lama para ahli mengingatkan bahwa stres merupakan salah satu penyebab kegemukan, terutama bila kita selalu "lari" ke makanan setiap kali menghadapi stres.

Ternyata bukan hanya makanan pelarian saja yang perlu disalahkan, saat berada dalam tekanan tubuh kita akan mengalami mekanisme penimbunan lemak.

Para peneliti menemukan bahwa stres dapat memicu hormon yang disebut Adamts1 yang menghasilkan sel lemak dalam tubuh. Hal tersebut bukan hanya menyebabkan terbentuknya lemak berlebih, tapi juga lemak akan menyelimuti organ dalam seperti liver atau pankreas.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan risikodiabetes melitus dan penyakit jantung.

Bukti teranyar bagaimana kondisi penuh tekanan bisa membuat gemuk berasal dari peneliti di Stanford University School of Medicine.

"Ketika stres tubuh mengira masa-masa sulit akan datang, hal ini memicu penimbunan energi sebanyak mungkin," kata Dr Brian Feldman, asisten profesor pediatrik.

Selain itu, diketahui bahwa sel lemak ternyata tidak pasif, tetapi juga mengirim dan menerima sinyal hormonal yang penting.

Ketika terjadi penyimpanan deposit lemak di tubuh, sel lemak akan memengaruhi sel punca di sekitarnya. Akibatnya akan terbentuk jaringan lemak lebih banyak lagi. Padahal, lemak viseral yang menyelimuti organ ini berbahaya bagi kesehatan karena akan menimbulkan peradangan.

 Itu sebabnya mengapa pengendalian stres selalu masuk dalam program penurunan berat badan. (Kompas.com)

Berita ini sebelumnya terbit di Kompas.com dengan judul Mengapa Sering Stres Bikin Kegemukan?

Editor: Suryana Anas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved