Liga Spanyol
PSG Kapok Kejar Neymar
Pemilik PSG Nasser Al-Khalifi yang jauh-jauh terbang ke Brasil untuk membicarakan kontrak, pulang dengan rasa kecewa.
TRIBUN-TIMUR.COM, PARIS - Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan mulai ambil langkah mundur dalam pengejaran bintang Barcelona, Neymar.
PSG awalnya diduga berhenti mengejar Neymar karena pemain asal Brasil itu baru saja memperpanjang kontrak dengan Barcelona.
Pada 21 Oktober 2016, Neymar memastikan dirinya untuk terus berseragam Barcelona hingga 2021.
Namun dilansir SuperBall.id dari 101greatgoals, alasan utama PSG mundur ternyata jauh sebelum Neymar menyetujui kontrak baru.
Media Prancis, L'Equipe, mengungkapkan alasannya.
PSG membatalkan rencana memboyong Neymar karena tawaran gila dari ayah penyerang Barcelona tersebut.
Pemilik PSG Nasser Al-Khalifi yang jauh-jauh terbang ke Brasil untuk membicarakan kontrak, pulang dengan rasa kecewa.
Al-Khalifi dikabarkan terkejut dengan permintaan ayah Neymar yang meminta anaknya digaji 40 juta euro atau sekitar 571 miliar per tahun.
Itu artinya PSG harus membayar Neymar dengan nilai 769 ribu atau hampir Rp 11 miliar per minggu.
Padahal gaji Neymar di Barcelona bahkan tidak mencapai setengah dari tawaran ayah Neymar.
Di Barcelona, Neymar digaji 15 juta euro atau Rp 214 miliar per tahun.
Itu artinya Rp 4,1 miliar per minggu.
Tidak hanya itu, ayah Neymar bahkan meminta PSG untuk menghapus atau membayarkan tagihan penggelapan pajak Neymar di Barcelona yang jumlahnya 45 juta euro atau sekitar Rp 643 miliar.
Jumlah denda Neymar ini bahkan lebih besar dari pada tuntutan gaji per tahun Neymar yang ditawarkan sang ayah pada PSG. (SuperBall.id/Lola June A Sinaga)
Berita ini sebelumnya terbit di tribunnews.com dengan judul PSG Kapok Kejar Neymar karena Disodori Tawaran Gila Sang Ayah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nay1_20161029_115247.jpg)