Teater Musang Berjanggut Buat Penonton Tertawa
Dalam karya yang ditulis Djamalul Abidin Ass ini menceritakan tentang seorang istri dari panglima kerajaan bernama Cil Awang
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Pementasan teater Musang Berjanggut di Societeit de Harmonie Makassar membuat penonton yang hadir tertawa, Minggu (23/10/2016).
Meskipun berdurasi 80 menit, penonton tak beranjak dari tempatnya menyaksikan penampilan para aktor dan aktris dari Sinerji Teater Makassar tersebut.
Mereka pun terhibur dengan cerita Melayu yang dipentaskan. Dalam karya yang ditulis Djamalul Abidin Ass ini menceritakan tentang seorang istri dari panglima kerajaan bernama Cil Awang, Sharifah mampu meluluhkan para datu atau pejabat kerajaan.
Bahkan, bukan saja Datu Bendahara atau perdana menteri yang diluluhkan oleh kecantikan Sharifah. Tapi, sang Raja pun ikut terluluh oleh mahligai Sharifah yang ditinggal sementara suaminya saat pergi berperang.
Para pemain dalam teater Melayu ini adalah seniman dan penulis senior. Seperti, Soeprapto Budisantoso sebagai Tuanku Raja, Irma Jabbar sebagai Sharifah, Ishalim sebagau Datuk Hakim.
Goenawan Monoharto sebagai Datu Bendahara, Kadir Ansari sebagai Cik Awang, Edi Hagian sebagai Kolok, Hamrin Samad sebagai Datuk Tumenggung, Nawir Parenrengi sebagai Datuk bendahara.
Pementasan Musang Berjanggut akan berlangsung hingga Selasa (25/10/2016). Jadwal pementasan yakni setiap pukul 16.00 wita dan Pukul 19.00 wita.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/musang-berjanggut_20161023_225217.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/musang3_20161023_225303.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/musang4_20161023_225534.jpg)