Popok Bayi Jadi Sasaran Pencuri di Maros
Pertama dia mencuri popok di rumah Sarpin. Kedua dan ketiga beraksi di gudang korban dengan mencuri barang yang sama.
Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Pencuri popok bayi di toko korban, Sarpin (51) yang berada di Dusun Majannang, Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili, Maros, Sulawesi Selatan, Yusmail mengaku, Jumat (21/10/2016) sudah tiga kali menggasak barang Sarpin dalam waktu setahun.
Pertama dia mencuri popok di rumah Sarpin. Kedua dan ketiga beraksi di gudang korban dengan mencuri barang yang sama.
"Sudah tiga kali kami mengambil barang Sarpin. RJ bilang, itu barang omnya dan ingin dibantu untuk mengangkatnya. Setiap kali angkat barang, kami dikasi uang Rp 100 ribu oleh RJ," katanya.
RJ beralasan hanya membantu omnya untuk menjual popoknya. Mobil yang digunakan untuk mengangkut popok tersebut juga disewa.
Yusmail melanjutkan, saat polisi datang RJ dan RI berhasil melarikan diri dengan menggunakan mobil sewaan jenis pick up dan meninggalkan tiga rekannya.
Komplotan tersebut berangggotakan lima orang yakni, Rijal, Rian, Yusmail, Wahyudi dan Muh Ahdin.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pencuri-popok_20161021_165355.jpg)