Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Popok Bayi Jadi Sasaran Pencuri di Maros

Pertama dia mencuri popok di rumah Sarpin. Kedua dan ketiga beraksi di gudang korban dengan mencuri barang yang sama.

Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Tiga pencuri popok Yusmail (kanan), Wahyudi (tengah) dan Muh Ahdin (kiri) ditahan di Mapolsek Tanralili setelah mencuri 31 dos popok bayi milik Sarpin (51) di Dusun Majannang, Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili, Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Pencuri popok bayi di toko korban, Sarpin (51) yang berada di Dusun Majannang, Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili, Maros, Sulawesi Selatan, Yusmail mengaku, Jumat (21/10/2016) sudah tiga kali menggasak barang Sarpin dalam waktu setahun.

Pertama dia mencuri popok di rumah Sarpin. Kedua dan ketiga beraksi di gudang korban dengan mencuri barang yang sama.

"Sudah tiga kali kami mengambil barang Sarpin. RJ bilang, itu barang omnya dan ingin dibantu untuk mengangkatnya. Setiap kali angkat barang, kami dikasi uang Rp 100 ribu oleh RJ," katanya.

RJ beralasan hanya membantu omnya untuk menjual popoknya. Mobil yang digunakan untuk mengangkut popok tersebut juga disewa.

Yusmail melanjutkan, saat polisi datang RJ dan RI berhasil melarikan diri dengan menggunakan mobil sewaan jenis pick up dan meninggalkan tiga rekannya.

Komplotan tersebut berangggotakan lima orang yakni, Rijal, Rian,  Yusmail, Wahyudi  dan Muh Ahdin.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved