Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Proyek Jalan di Kampungnya Asal-asalan, Mahasiswa UIT Unjuk Rasa Sendiri di Jeneponto

Dirinya menanyakan pengerjaan proyek pengaspalan di kampungnya di Saroppo, Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
muslimin/tribunjeneponto.com
Pandu Winata (23), mahasiswa UIT Makassar, dengan mengenakan bendera merah putih yang dikalungkan dilehernya berorasi seorang diri di depan kantor PU Jeneponto, Kamis (20/10/16). 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Jika umumnya aksi unjuk rasa dilakukan oleh banyak orang, pemandangan berbeda terlihat di depan kantor Pekerjaan Umum (PU) Jeneponto, Jl Pelita, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (20/10/2016).

Pandu Winata (23), mahasiswa UIT Makassar, dengan mengenakan bendera merah putih yang dikalungkan dilehernya, berorasi seorang diri.

Dirinya menanyakan pengerjaan proyek pengaspalan di kampungnya di Saroppo, Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara.

Menurutnya, proyek pengaspalan yang sementara berlangsung tidak sesuai kualitas pengerjaan.

"Proyek pengaspalan yang menelan anggaran APBN Rp 9 milia terkesan asal kerja, karena faktanya di lapangan jalan tersebut sudah bergelombang, "ujar Pandu dalam orasinya.

Dirinya pun meminta agar Dinas PU Kabupaten Jeneponto melakukan pengawasan pengaspalan tersebut.

"Dinas PU Jeneponto harus tertib dalam melakukan pengawasan pengerjaan proyek sebelum proyek itu selesai dengan asal - asalan, "katanya.

Setelah menggelar aksi unjuk rasa seorang diri, Pandu pun langsung ke Kejeksaan Negeri Jeneponto dan kembali menggelar aksi solo.

Di Kejaksaan, Pandu menyakan laporan warga terkait dugaan pungli pengadaan handtraktor di masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved