Penamatan Al Quran Anak, Ayah di Parepare Panggil Candoleng-doleng
dihentikan polisi dari jajaran Kepolisian Sektor Bacukiki karena dituding menampilkan tarian erotis yang kental dengan aksi pornografi.
Penulis: Mulyadi | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun-Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Salah seorang warga Kelurahan Galungg Maloang, Kecamatan Bacukiki Barat menggelar syukuran penamatan Al Quran anaknya dengan menghadirkan organ tunggal dengan sejumlah biduan dan menampilkan tarian erotis (Candoleng-doleng).
Hiburan candoleng-doleng yang ditampilkan di hadapan para tamu dan sebagiannya adalah anak kecil, dihentikan polisi dari jajaran Kepolisian Sektor Bacukiki karena dituding menampilkan tarian erotis yang kental dengan aksi pornografi.
Kapolsek Bacukiki, AKP Saharuddin menjelaskan, Kamis (20/10/2016) jika penggerebekan aksi pornografi candoleng-doleng ini dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Bacukiki, Aiptu Sunuddin danmengamankan lima orang yakni AL (50) dan empat biduannya. Dari empat biduan, dua masih SMA, II (16) dan YL (16). Dua lagi OC (20) dan AS (24).
Saharuddin menuturkan, selain mengamankan tiga biduan dan pemilik organ tunggal juga disita barang bukti 1 unit keyboard dan uang saweran Rp 98 ribu.
"Aksi menari dilakukan di depan umum yang mana para penonton masih ada anak kecil menyaksikan pertunjukan Candoleng-doleng," jelasnya.( *)