Ini Imbauan Bekas Sekjen AMPI untuk Rapimda Golkar di Bone

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto diagendakan hadir membuka Rapimda, pada 21-22 Oktober 2016.

Ini Imbauan Bekas Sekjen AMPI untuk Rapimda Golkar di Bone
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Plt Ketua DPD I partai Golkar Sulsel Nurdin Halid memimpin rapat harian pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel, di Jl Botolempangan Kota Makassar, Selasa (18/10/2016). Rapat ini membahas sejumlah agenda penting partai jelang Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang diselenggarakan di Bone, pada 21-22 Oktober 2016 mendatang. reibun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE- ‎Tanah Kelahiran Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dan Tokoh Golkar DPP Nurdin Halid akan dikuningkan selama dua hari.

Seluruh elit dan tokoh Golkar di Sulawesi Selatan akan berdatangan di Bumi Arung Palakka untuk menghadiri Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD I Partai Golkar Sulsel yang dipusatkan di Kabupaten Bone.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto diagendakan hadir membuka Rapimda, pada 21-22 Oktober 2016.

Mantan Wakil Sekjen DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Andi Yuslim Patawari (AYP) berharap agar semua pihak simpatisan dan kader Partai Golkar ikut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut demi kejayaan Golkar Sulsel.

"Rapimda Golkar Bone merupakan program organisasi, sejatinya semua pihak menghentikan perdebatan dan lebih bijak semua berkontribusi menyukseskan acara tersebut untuk membesarkan partai," Kata Andi Yuslim, Selasa (18/10/2016).

Mantan Ketua DPP KNPI tersebut menilai, isu pelaksana tugas dan Musda akan menjadi perbincangan serius dalam pertemuan tersebut, apalagi menghadapi pesta demokrasi pemilihan Gubernur.‎

"Issue tentang Plt dan Musda silakan dibahas dalam Rapimda sehingga apa yang menjadi keputusan Rapimda menjadi keputusan bersama, silakan berdebat dalam Rapimda karena sudah disiapkan forumnya," kata Yuslim.

Bekas Calon Bupati Bone tersebut mengatakan, apapun yang menjadi keputusan Rapimda nantinya harus dijalankan oleh kader demi kejayaan Golkar.

"Setelah itu apapun keputusannya semua kader harus menjalankan dan jangan lagi berdebat dan membuat polemik," ujar Yuslim.(*)

Penulis: Mahyuddin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved