Suaminya Usia 63 Tahun Dipenjara, ABG Milawati Minta Cerai Lalu Umumkan Selingkuh

Haji Nasir (63), lelaki yang menikahi remaja usia 18 tahun, Milawati, kini masih mendekam di sel tahanan

Suaminya Usia 63 Tahun Dipenjara, ABG Milawati Minta Cerai Lalu Umumkan Selingkuh
DOK MILAWATI
Haji Nasir dengan Milawati (kiri), Milawati dengan pacar baru (kanan) 

Kabar perceraian keduanya beredar luas di kampung Milawati di Desa Suwa, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kepala Desa SuwaSalahuddin Bakri, juga mengetahui soal keinginan Milawati.

"Kabar yang beredar di masyarakat katanya mau cerai karena Haji Nasir. Saya bilang sewaktu ke rumahnya, semoga masih bisa diperbaiki," ujar Salahuddin.

[Nasir dan Milawati. FOTO: TRIBUN TIMUR/DOK PRIBADI]

[Nasir dan Milawati. FOTO: TRIBUN TIMUR/DOK PRIBADI]

[Nasir dan Milawati. FOTO: TRIBUN TIMUR/DOK PRIBADI]

[Nasir dan Milawati. FOTO: TRIBUN TIMUR/JUSTANG MUHAMMAD]

Rumor beredar rencana perceraian dipicu masalah ekonomi.

Padahal, Nasir termasuk sosok yang hidupnya mapan.

Dia memiliki mobil SUV merek Toyota Rush, rumah dua lantai, sawah, dan emas.

Baca: Disebut Kikir Oleh Istri Mudanya, Haji Nasir: Separuh Gajiku untuk Mila

Namun, ada pula rumor lain jika Milawati tak tahan dihujat soal usia suaminya 45 tahun lebih tua dari usianya.

Milawati pun kini mencari pasangan sebaya dengannya.

Melalui akunnya pada Facebook, dia juga menyebar PIN BlackBerry Messenger miliknya untuk membuka pertemanan.

Foto-foto alay-nya juga di-posting melalui akunnya.

 

[FOTO: FACEBOOK.COM/MILA WATI]

[FOTO: FACEBOOK.COM/MILA WATI]

 

[FOTO: FACEBOOK.COM/MILA WATI]

[FOTO: FACEBOOK.COM/MILA WATI]

Tak ada guna menggambarkan kesedihan dirinya saat suaminya sedang mendekam di balik jeruji besi akibat kecelakaan lalu lintas.

Nasir diketahui menabrak pejalan kaki bernama Nonci (74), warga Dusun Parigi, Desa Pitung Pidange, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/8/ 2016).

Korban meninggal dunia pada Kamis (1/9/2016).

Kasus Nasir kini ditangani Satlantas Polres Bone.

Warga Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, itu tak menyangka dirinya ditimpa musibah hingga harus berpisah sementara dengan istrinya.

Nasir dijerat menggunakan Pasal 310 ayat 4 juncto Pasal 112 ayat 1, Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ancamannya adalah pidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda Rp 12 juta.

Musibah ini menimpa pensiunan bujang sekolah tersebut saat hendak pulang ke rumah istrinya di kompleks Pabrik Gula Camming, Kecamatan Libureng dengan menggunakan sepeda motor merek Honda Revo, Sabtu (27/8/2016), sekira pukul 18.30 Wita.

Dalam perjalanan, Nasir disambar pengendara sepeda motor yang ngebut.

Akibatnya Nasir terpental dan sepeda motornya terseret hingga menabrak korban.

"Awalnya ada yang balap-balap di belakangku, kemudian saya disalip. Saya kaget dan terjatuh dari motor, sementara motor yang saya terseret dan menabrak korban," ujarnya.(*)

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved