Di Bone, Mentan Ajak Peternak Sapi Gunakan Sistem IB
Andi Amran Sulaiman dalam lawatannya ke kampung halamannya mengajak peternak untuk beternak dengan sisten Inseminasi Buatan(IB).
Penulis: Justang Muhammad | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNBONE.COM, KAHU - Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menghadiri lokasi panen "pedet" atau panen anak sapi di Desa Hulo, Kecamatan Kahu, Bone, Sulsel, Jumat (14/10/2016)
Andi Amran ditemani Aster Kasad Mayjend Komaruddin.
Mereka disambut Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Numang, Wakil Bupati Bone Ambo Dalle, kadis Peternakan Sulsel, dan unsur Muspida Bone.
Andi Amran Sulaiman dalam lawatannya ke kampung halamannya mengajak peternak untuk beternak dengan sisten Inseminasi Buatan(IB).
"Satu ekor sapi hasil IB setara dengan 10 ekor sapi lokal, artinya apa satu kali kita dapat hasil IB itu ada lompatan besar sehingga penghasilan bisa meningkat empat kali lipat, tiga kali lipat, dan seterusnya,"
"Jadi mari ramai-ramai melakukan IB, kalau kita lakasanakan ini secara masif kebutuhan daging dalam negeri bisa terpenuhi," ajak Mentan.
Desa Hulo menjadi tuan rumah panen "pedet" hasil inseminasi buatan berbasisrecording di Sulsel.
Ada 1000 anak sapi dalam panen pedet ini.
Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan mani (sperma atau semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu.
Mani yang berasal dari ternak jantan disuntikkan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut 'insemination gun'.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mentan_20161014_220813.jpg)