Astra Jadi Best Company di Indonesia
Indonesia berdasarkan data historis hasil jajak pendapat yang diadakan setiap tahun untuk perusahaan berbagai negara
Penulis: Rasni | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Rasni Gani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-PT Astra International Tbk menerima penghargaan sebagai Best Company di Indonesia dari majalah FinanceAsia, di Hong Kong, (13/10/2016).
Pada acara FinanceAsia 20th Anniversary Platinum Awards tersebut, Astra meraih penghargaan sebagai perusahaan terbaik di Indonesia berdasarkan data historis hasil jajak pendapat yang diadakan setiap tahun untuk perusahaan berbagai negara di Asia sepanjang 20 tahun majalah tersebut berdiri.
Pada kesempatan ini, FinanceAsia hanya memilih satu perusahaan dari setiap negara. Beberapa korporasi besar yang meraih penghargaan Best Company antara lain Samsung Electronics dari Korea Selatan, China Telecom dari China, PTT dari Thailand dan Singtel dari Singapura.
"Atas nama pribadi dan perusahaan, kami berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang berpartisipasi dalam survei ini dan telah mendukung perjalanan Astra sepanjang 59 tahun ini. Tentunya kami berharap semoga prestasi ini dapat menjadi kebanggaan bangsa bagi masyarakat Indonesia," kata Presiden Direktur Astra, Prijono Sugiarto setelah menerima penghargaan, berdasarkan rilisnya kepada Tribun Timur, Kamis (13/10/2016).
Menurut Prijono, sebagai aset nasional, Astra ingin terus berkontribusi di bidang ekonomi dan sosial bagi bangsa Indonesia melalui 202 perusahaan yang didukung oleh 213.175 karyawan beserta lebih dari 2.500 vendor yang melibatkan lebih dari satu juta karyawan untuk melayani lebih dari 10 juta konsumen atau pelanggan Grup Astra setiap tahunnya.
Dalam perjalanannya menjelang usia ke-60 pada tahun 2017, Astra senantiasa memberikan yang terbaik di setiap bidang usaha melalui enam lini bisnis yaitu Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat dan Pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur, Logistik dan Lainnya serta Teknologi Informasi.
Astra International sendiri tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 4 April 1990 dan menjadi salah satu saham yang tergolong blue chip dengan kapitalisasi pasar saham sekitar Rp 337 triliun (data 12 Oktober 2016).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/astra_20161013_215745.jpg)