Patung Anak Hasan Basri Hadir di TMII, Brigjen Teddy: Almarhum Itu Pejuang

Anggota DPR RI Aliyah Mustika Ilham yang juga istri mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, juga hadir bersama kakak iparnya, Syamsul Bahri

Patung Anak Hasan Basri Hadir di TMII, Brigjen Teddy: Almarhum Itu Pejuang - putra-sulungnya-hasan-basri_20161010_000148.jpg
TRIBUN TIMUR/THAMZIL THAHIR
patung mendiang putra sulung Hasan Basri Nurdin Basri (1972-2011) di TBT-TMI
Patung Anak Hasan Basri Hadir di TMII, Brigjen Teddy: Almarhum Itu Pejuang - peresmian-gazebo-karebosi-di-kawasan-tbt-tmii_20161009_235840.jpg
TRIBUN TIMUR/THAMZIL THAHIR
peresmian Gazebo Karebosi di kawasan TBT- TMII

"Ini acara sederhana, undangan hanya keluarga sahabat, dan terbatas," kata Jafar Basri, adik kandung Nurdin kepada Tribun.
Dari pantauan Tribun, acara yang dimulai pukul 08.30 wita dan berakhir sekitar pukul 13.00 wita ini, dihadiri setidaknya 100 tetamu.

Tetamu antara lain, Brigjen TNI (purn) Teddy Jusuf, salah satu penggagas Taman Budaya Tionghoa di TMII, Wakil Komandan Seskoad TNI AD Brigjen TNI Kurnia Dewantara yang juga mantan Kasdam VII Wirabuana, mantan Kapolda Sulsel Irjen Pol (Purn) Sisno Adiwinoto dan mantan Pangdam VII/ Wirabuana Mayjen TNI Joko Susilo Utomo.

Hadir pula mantan Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Hari Krisnomo dan Pangdam VIII Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo yang juga mantan Komandan Brigif Kostrad Kariango serta Datuk Ted Siong, pemilik koran Guo Ji Ri Bao.

Anggota DPR RI Aliyah Mustika Ilham yang juga istri mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, juga hadir bersama kakak iparnya, Syamsul Bahri Sirajuddin.

Secara khusus Hasan Basri juga menyampaikan terima kasih atas kedatangan putri bungsu mantan Gubernur Sulsel HZB Palaguna dan seorang cucunya.

Hadir juga mantan Kepala Kanwil BNI Makassar Muchorom, dan beberapa sahabat dan tokoh marga Tionghoa di Makassar.
Dari Makassar ada penasihat PSMTI Sulsel Frans Heming Wang, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Makassar William Laurin,Rudy Johan, Benny Prisutandy, Lukman Holy, M Amal Natsir, dan beberapa teman sekolah menengah Hasan Basri di Jakarta, era 1960 an, seperti pemilik Mulia Group.

Gazebo Karebosi berdiri tepat di epicentrum Taman Budaya Tionghoa. Patung Perunggu Nurdin tegak di sisi utara gasebo. Di sisi selatan, prasasti dari batu fosil, dan dua pohon langka yang sudah berusia lebih 70 tahun.

Di depan Gazebo, tepat di sisi pating Pahlawan Nasional Indonesia keturunan Tionghoa Laksamana Madya (purn) John Lie (1911-1988), ada dua meja dan bangku dari batu alam berukir emas.

Di sisi barat gazebo ada rentetan patung sejumlah tokoh pejuang warga Tionghoa seperti Laksamana Ceng Hoo, atau sekitar 300 m dari Museum Hakka.(*)

Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved