Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inilah Pemuda Sinjai yang Populerkan Istilah Bumi Panrita Kitta'

Mereka mempopulerkan sebutan Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta pada saat memasuki bulan Suci Ramadan Tahun 2008 lalu.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Pemuda Sinjai Zainal Abidin (kiri) dan Muh Salih Mustang (kanan) sedang bersantai di salah satu Warkop di Sinjai. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI- Inilah dua pemuda di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan yang mempopulerkan sebutan Sinjai sebagai Panrita Kitta

Keduanya adalah Zainal Abidin dan Muh Salih Mustang. Mereka mempopulerkan sebutan Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta pada saat memasuki bulan Suci Ramadan Tahun 2008 lalu.

Mereka awalnya menelusuri jejak sejarah Sinjai dari segi sosial budaya dan keagamaansebelum Indonesia merdeka dari penjajah terdapat dua tokoh kharismatik di Sinjai.

Kedua tokoh tersebut adalah KH Ahmad Marzuki dan KH Muh Tahir. Keduanya sama-sama ulama besar dan berpengaruh di Sulsel.

"Kedua tokoh ini sebagai panrita dan tokoh syiar Islam di Sinjai dan Sulsel kala itu. Karena mereka orang panrita (intelektual) makanya kami mempopulerkan Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta pada tahun 2008 lalu di Warkop Sulapa Appa, Sinjai," ungkap Muh Salih Mustang, Minggu (9/10/2016).

Zainal Abidin mengungkapkan, penting nama Panrita Kitta dipopulerkan untuk menegaskan bahwa Sinjai pernah memiliki dua ulama kharismatik. Hal tersebut agar identitas tersebut tidak hilang dan kedepan mereka mengharapkan tokoh kharismatik muncul dari Sinjai dan tidak terlibat politik praktis.

Mereka juga menceritakan bahwa pada masa lalu di pelosok-pelosok kecamatan sering dijumpai kelompok-kelompok guru mengaji yang bekerja ikhlas untuk mencerdaskan anak-anak kampung menghafal Al Quran dan kini sangat jarang lagi di jumpai.

Lalu bagaimana cara mereka mempopulerkan nama Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta?

Karena keduanya sebagai jurnalis di Sinjai sehingga setiap menuliskan naskah berita diikutkan Sinjai sebagai Panrita Kitta.

Dan kini Sinjai Sebagai Bumi Panrita Kitta sudah populer di kalangan pejabat Sinjai hingga kalangan masyarakat Sinjai. Sedang Identitas Sinjai Bersatu mulai jarang dipakai di masyatakat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved