Bikin Bentor, Pelajar Pangkep Ini Juara Lomba Seni Kriya Daur Ulang
Aswar beralamat di Sanrangan, Pangkep, dan lahir di Baru-baru Toa 25 Oktober 1998.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Aswar, pelajar asal Pangkep ini Juara II Lomba Seni Kriya Daur Ulang tingkat Sulawesi Selatan dan Barat 2016 yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Negeri Makassar.
Aswar beralamat di Sanrangan, Pangkep, dan lahir di Baru-baru Toa 25 Oktober 1998.
Saat ini Aswar tercatat sebagai pelajar Kelas 12 IPS di SMA 3 Pangkajene.
Ia bercita-cita menjadi TNI dan memiliki hoby memancing.
"Daur ulang miniatur bentor ini 95 persen kaleng bekas, saya memilih bentor sebagai modifikasi, karena bentor menggabungkan kendaraan tradisional dan modern," kata peraih juara II Seni Kriya Daur Ulang Se Sulbar, Aswar.
Aswar menggunakan 6 kaleng bekas untuk membuat 1 miniatur bentor.
"Saya memang suka seni kriya dan buat seni kriya dari barang-barang bekas," ujarnya.
Aswar menggunakan lem korea dan roda dari mobil tamia bekas.
Waktu pengerjaan 1 jam 30 menit.
Kenalan yuk dan tanya seputar pembuatan kaleng bekas via FB Aswar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aswar_20161004_223307.jpg)