Film Athirah

IKA SMP Islam Athirah Angkatan 1991 Nobar Film Athirah

Bagian dari ajang para alumni untuk tetap menjalin silaturahmi walaupun para alumni sudah tersebar ke berbagai daerah.

TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM
Ikatan Alumni SMP Islam Athirah angkatan 1991 menggelar nonton bareng film Athirah, Sabtu (1/10/2016), di Studio XXI Mal Ratu Indah Makassar. Sekitar 60 alumni SMP Islam Athirah angkatan 1991 dari berbagai daerah hadir dalam nonton bareng ini. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ikatan Alumni SMP Islam Athirah angkatan 1991 menggelar nonton bareng film Athirah, Sabtu (1/10/2016), di Studio XXI Mal Ratu Indah Makassar.

Sekitar 60 alumni SMP Islam Athirah angkatan 1991 dari berbagai daerah hadir dalam nonton bareng ini.

Ketua IKA SMP Islam Athirah angkatan 1991 Rizky Sakhban mengatakan kegiatan ini bagian dari ajang para alumni untuk tetap menjalin silaturahmi walaupun para alumni sudah tersebar ke berbagai daerah.

Rizky Sakhban mengatakan film Athirah ini adalah film drama yang sangat inspiratif drngan tiga tokoh utama dengan menggambarkan karakter sosok masing-masing.

"Hj Athirah yang menggambarkan sosok seorang istri dan ibu dari anak-anaknya yang walaupun mengalami problem dalam rumah tangga tapi tetap dapat menjalankan kewajibannya sebagai seroang istri dan juga ibu tanpa menunjukkan problem yang dialaminya," ungkapnya.

Ia menambahkan, sosok Athirah berusaha tetap tegar dan bahkan tetap memberikan perhatian dan kasih sayang kepada sang suami dan anak-anaknya.

"Bahkan beliau tetap bisa kreatif dalam berusaha dgn berdagang kain sutera, yang bahkan hasil dagangannya yang disimpan dalam bentuk emas pun diberikan kepada sang suami di kala usaha sang suami lagi menurun," terangnya.

Ia juga mengomentari sosok H Kalla, duami dari Athirah yang menurutnya walaupun memutuskan untuk berpoligami tetapi tetap menjalankan kewajibannya terhadap keluarganya.

"Ia tetap memperhatikan sekolah anak-anaknya, tetap mengimami shalat jamaah di keluarganya," ujar Rizky.

Yang tak kalah penting menurut Rizky adalah sosok tokoh ketiga yaitu Ucu yang menggambarkan sosok Jusuf Kalla.

"Sebagai seorang anak laki-laki yang tertua pada saat itu ia mampu mendewasakan diri dengan menjaga ibu dan kakak serta adik perempuannya,"kata dia.

Rizky yang juga salah satu direktur di Kalla Group mengatakan bahwa ‎film Athirah ini adalah film yang direkomendasikan untuk ditonton oleh semua kalangan.

"Film ini banyak menggambarkan kehidupan keluarga Bugis, selain menampilkan kehidupan rumah tangga juga menampilkan kuliner Bugis, kostum khas Bugis, alam Sulawesi Selatan yang terekspos dengan cantik, juga alunan musik yang sangat enak didengar," tutup dia. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved