BERITA FOTO

Save House Shisha, Kafe Bernuansa Timur Tengah Hadir di Makassar

Cafe yang terletak di depan Gedung IMMIM tersebut hadir dengan konsep timur tengah yang terlihat dari dekorasi dan menunya

Save House Shisha, Kafe Bernuansa Timur Tengah Hadir di Makassar - shisa_20160923_211748.jpg
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Karyawan menyapa tamu yang melintas di Save House Shisha Cafe di jalan Jendral Sudirman Makassar, Jumat (23/9/2016)
Save House Shisha, Kafe Bernuansa Timur Tengah Hadir di Makassar - shisha_20160923_212034.jpg
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Karyawan menyapa tamu yang melintas di Save House Shisha Cafe di jalan Jendral Sudirman Makassar, Jumat (23/9/2016)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Adha Islamiah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satu lagi tempat tongkrongan baru hadir di kota Makassar. Berbeda dengan kafe pada umumnya, Safe House Shisha mengusung tema Timur Tengah.

Berlokasi di Jl Jenderal Sudirman No 34, Safe House Shisha begitu lekat dengan restoran bernuansa Arabian. Mulai gorden, lampu gantung, pemilihan sofa, warna dan dekorasi ruangan.

"Tujuan kami mendesain nuansa timur tengah untuk mengobati rasa rindu warga Makassar yang pernah melaksanakan ibadah haji dan umrah. Jadi, ketika mereka rindu cukup datang ke kafe kami," ujar salah satu owner Safe House Shisha Sayid Asegaf.

Diakuinya, penamaan safe house ini bermakna aman dan nyaman. Jadi pengunjung bisa merasa seperti di rumah sendiri. Terlihat dari desain sofa berwarna warni disertai bantalan empuk yang didesain sendiri oleh Sayid. Lampu gantung khas Turki didatangkan langsung dari Malaysia.

Pada plafon ruangan ada kain membentang berwarna merah, hijau, kuning dan biru yang "Arabian" banget seperti kerajaan di Timur Tengah. Satu ruang VVIP dihadirkan pengelola untuk pengunjung yang punya acara arisan, meeting dengan konsep lesehan dengan kapasitas 25 orang.

Sayid berharap kafe ini menjadi pilihan utama warga Makassar maupun Sulsel untuk nongkrong, mengerjakan tugas, pekerjaan dan meeting sambil menikmati live musik, fasilitas wifi gratis dan suguhan musik Arabian.

Kafe ini resmi dibuka pada Minggu, 25 September mendatang di acara soft opening. Adapun menu utama yang dihadirkan sesuai namanya yakni Shisha. Banderol harga mulai Rp 70 ribu, khusus promo opening hanya Rp 55 ribu.

Hal istimewa lainnya yang disajikan ke pengunjung adalah seragam khusus para pelayan bernuansa Mesir (Egypt). Pelayan perempuan laiknya Cleopatra dengan balutan nuansa putih, ikat kepala, dan kain menjuntai menutupi dada.

Shisha atau biasa disebut hookah merupakan gaya merokok ala Timur Tengah. Berbeda dengan merokok pada umunya, Shisha menggunakan tabung isi air. Terdiri dari bong botol kaca, di tengahnya ada tiang yang menghubungkan dari botol kaca sampai ke tungku. Di tempat paling atas ada tungku untuk menaruh rasa sari buah. Di atas tungku ada aluminium foil untuk menaruh bara di atas rasa sari buah. (*)

Penulis: Nurul Adha Islamiah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved