Film Uang Panai' Tembus 500 Ribu Penonton
Eksekutif produser Uang Panai, dr Wachyudi Muchsin, kesuksesan Uang Panai dikarenakan faktor kekuatan cerita daerah
Penulis: Nurul Adha Islamiah | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Adha Islamiah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Film Uang Panai' Maha(R)L mencatatkan rekor membanggakan dengan jumlah penonton 500 ribu.
Karya sineas anak muda Bugis Makassar ini mampu bersaing sebagai film nasional dan sukses menjaring penonton walau hanya tayang di layar terbatas namun bisa masuk Box Office Film Indonesia.
Eksekutif produser Uang Panai, dr Wachyudi Muchsin, kesuksesan Uang Panai dikarenakan faktor kekuatan cerita daerah dengan para penontonnya yang saling terikat.
"Alhamdulillah, film Uang Panai disambut antusias masyarakat Indonesia termasuk Wapres Jusuf Kalla," ungkap Wachyudi ke tribun-timur.com, Rabu (21/9/2016).
Kata dia, penonton luar Makassar memberi apresiasi dengan nonton bareng bersama keluarga di Jakarta, khususnya dengan warga Sulawesi Selatan.
"Setelah sebulan tayang alhamdulillah sudah tembus 500 ribu penonton yang menyaksikan film besutan Makkita Cinema Production ini," tambah dokter Yudi.
Di pekan keempat, peningkatan jumlah penonton film dibintangi Tumming, Abu, Ikram, Dilla, Katon Bagaskara, Jane shalimar dengan artis lokal makassar yang digarap produser Amril Nuryan, Andi Syawal Matuju dan sutradra Asril Sani dan Halim Gani Safia ini sempat bercokol 10 Besar Film Indonesia terlaris 2016.
Sekarang harus rela turun posisi 11 setelah warkop DKI rebound menduduki peringkat peringkat pertama.
Sesuai laman Filmindonesia.or.id, Uang Panai’ Maha(r)l sukses menduduki peringkat pertama film regional menduduki box office indonesia.
"Hingga saat ini pun alhamdulillah animo penonton masih tinggi untuk nonton," pungkas dokter Yudi.
Bahkan, ia dan tim berencana menjajaki bioskop Malaysia untuk menayangkan film yang dilaunching 25 Agustus lalu ini. Tujuanya, warga Sulsel yang berada di negara tetangga bisa menikmati film Uang Panai sekaligus mengobati rasa rindunya pada kampung halaman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/uang-panaik_20160921_164419.jpg)