VIDEO: 2 Pengedar Sabu Dibekuk di Maros, 1 Warga Sapiria Makassar

Sukri megaku memperoleh sabu tersebut dari seseorng warga Sapiria Makasaar

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Satuan Narkoba Polres Maros Sulawesi Selatan, membekuk dua orang pengedar sabu di tempat yang berbeda Jumat malam kemarin. Satu orang diantaranya warga Sapiria Makassar.

Keduanya yakni, seorang security Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Sukri (29) warga Dusun Bulu Tanae, Desa Marumpa, Marusu, Maros dan Sukardi (25) warga Kampung Sapiria, Makassar.

Kasat Narkoba Polres Maros AKP Hendra Suryanto mengatakan, Senin (19/9/2016) Sukri dibekuk di kontrakannya di Bulu Tanae berdasarkan adanya laporan personel yang mengintainya.

"Kami amankan dua orang pengedar sabu. Awalnya kita tangkap Sukri ini di kontrakannya di Bulu Tanae. Kita dapat informasi dari Polda kalau akan terjadi transaksi," katanya.

Saat itu, Hendra bersama anak buahnya mendatangi kontrakan Sukri dan melakukan penggerebekan. Saat itu Sukri tidak bisa melarikan diri karena kontrakannya dikepung.

Beberapa barang bukti yang ditemukan di bawah tempat tidurnya seperti, tujuh saset plastik bening berisi serbuk kristal, 32 saset kosong, satu buah timbangan digital merk Camry warna hitam, satu buah pirex kaca, satu buah korek api gas.

"Kami juga mengamankan satu buah hp Samsung kecil warna putih, satu buah hp Blackberry torch putih, sebatang potongan pipet bening yang digunakan sebagau sendok, satu buah tas slempang hitam, satu unit motor Yamaha Jupiter DD 2071 IW," ujarnya.

Saat diintrogasi Polisi, Sukri megaku memperoleh sabu tersebut dari seseorng warga Sapiria Makasaar, Sukardi.

Saat itu, Satuan Narkoba ke Makassar untuk membekuk Sukardi. Saat tiba di Makassar, Sukri disuruh menghubungi Sukardi dan berpura- pura membeli sabu satu gram.

"Kami bawa ini Sukri ke Makassar dan menyuruh telepon ini Sukardi. Dia berpura- pura menjadi pembeli. Sukardi diarahkan ke galangan Kapal," ujarnya.

Tak lama kemudian, Sukardi datang dengan mengendarai motor dan membawa satu saset sabu berisi satu gram.

Polisi juga langsung menyergapnya dan menemukan dua saset sabu, satu buah hp Samsung lipat warna putih, satu unit motor Honda Beat putih DD 5319 YY.

"Untuk saat ini kedua pelaku dan barang bukti diamankn di ruang Narkoba untuk peoses penyidikan," ujarnya.

Kedua pelaku tersebut diancam pasal 114 Undang-undang Narkotika tentang pengedar dengan ancaman 20 tahun penjara. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved